Lembang – Kab.Bandung Barat, MPN — Senin (7/7/2025), bertempat di Halaman Kantor Desa Suntenjaya, Kec.Lembang, Kab.Bandung Barat (KBB), telah digelar bakti sosial kesehatan (Bakes) yang digelar secara kerjasama antara Pemdes Suntenjaya, Tim Medis Seoseok Korea Selatan (Korsel) dengan Yayasan Cinta Anak Negeri dan diikuti 600an orang Warga Desa yang berbatasan dengan Kab.Bandung dan Kab.Subang.

Menurut Kades Suntenjaya H.Asep Wahono yang ditemui di lokasi, pada bakes ini tim medis yang terdiri dari 6 orang dokter dan puluhan relawan kesehatan, melayani antara lain pengobatan penyakit telinga hidung & tenggorokan (THT), gigi, penyakit dalam, serta pasien ibu dan balita. Selain itu pada acara ini digelar juga potong rambut gratis, sebutnya.

Pada kesempatan yang dihadiri juga oleh beberapa tokoh masyarakat Lembang diantaranya Ustad H.Hary Petir dan Ketua Lembaga Adat Kabuyutan Abah Jefri, selain itu nampak pula para tokoh masyarakat, tokoh agama serta Karang Taruna Desa Suntenjaya.

Saya ucapkan syukur Alhamdulillah karena masyarakat saya sudah dibantu dengan pengobatan gratis, apalagi disini ada dokter spesialis yang jarang ditemukan di desa kami. Harapan ke depan untuk bakes ini agar berkesinambungan dan rutin digelar oleh Yayasan Cinta Anak Negeri”, tutur Asep.

Yayasan Cinta Anak Negeri (YCAN) adalah sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak. Misi utama YCAN adalah meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Indonesia melalui berbagai program dan kegiatan yang bertujuan untuk:
1. Meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu.
2. Meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak melalui program kesehatan dan gizi.
3. Melindungi anak-anak dari kekerasan, eksploitasi, dan penelantaran.
4. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hak-hak anak.
YCAN bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dan perusahaan swasta, untuk mencapai misinya dan membuat perubahan positif dalam kehidupan anak-anak di Indonesia.***
(Yusman)




