Bupati Bandung Ingatkan Pentingnya Tertib Administrasi dan Kolaborasi Saat Roadshow Kunjungan KDMP di Kecamatan Cileunyi

MPN – Cileunyi – Bupati Bandung, Dadang Supriatna didampingi Kepala Dispakan H.Uka Suska Puji Utama, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Didin Syahidin, serta beberapa kepala perangkat daerah, melakukan _road show_ ke KDMP di Kecamatan Cileunyi, Kamis (9/10/2025).

Terlihat hadir juga Camat Cileunyi, Camat Cilengkrang, Camat Cimenyan, para staf Kecamatan Cileunyi, para Kepala Desa se-Kecamatan Cileunyi, Para Kepala Desa Se-kecamatan Cilengkrang, Para Kepala Desa se-Kecamatan Cimenyan, para Ketua KDMP dan pengurus, para Ketua Bumdes dan pengurus.

 

Kegiatan bertajuk “Road Show Kunjungan Kerja Bupati Bandung: Rapat Koordinasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)” ini berlangsung di Kecamatan Cileunyi bertempat di HIK Parahyangan Aula Rudjito.

Dalam kegiatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu berdialog dengan para kepala desa dan pengurus KDMP untuk menampung aspirasi, masukan, serta kendala di lapangan. Ia juga menyampaikan tujuan pembentukan KDMP yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tidak ada alasan bagi MBG menolak kerja sama dengan KDMP dalam pengadaan 29 jenis kebutuhan pokok untuk dapur MBG,” tegas Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung.

Ia juga mengingatkan bahwa apabila ada pihak, termasuk SPPG atau kepala desa, yang menghambat kerja sama dengan KDMP maka akan dilaporkan kepada Kepala BGN Pusat.

Menurut Kang DS, kerja sama antara KDMP dan SPPG bisa mencakup banyak hal, seperti pengadaan daging ayam, telur, ikan, tahu, tempe, susu, serta berbagai jenis sayur dan buah. Ia mendorong agar lahan desa yang belum dimanfaatkan bisa digunakan untuk pertanian dan warga yang gemar beternak ikan bisa dilibatkan untuk memenuhi kebutuhan MBG.

“Ketua KDMP dan kepala desa harus jeli melihat peluang. KDMP bisa menjadi wadah bagi warga untuk berproduksi dan berdaya,” ujarnya.

Selain itu, Kang DS menekankan pentingnya penataan administrasi dan penguatan organisasi KDMP.

“KDMP harus tertib administrasi dan memiliki SDM yang mumpuni. Jika tertata baik dan harga produknya bersaing, akan saya rekomendasikan untuk bekerja sama dengan SPPG,” jelasnya.

Namun, Kang DS mengingatkan agar setiap langkah tetap berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait.**(Aspa)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *