JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat – Komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kembali diuji — dan terbukti. Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Lintas Timur KM 113, Kecamatan Merlung, Jumat (27/03/2026), ketika satu unit mobil Toyota Innova Reborn bernopol B 1647 ERN terperosok ke dalam jurang.
Namun, di balik insiden tersebut, terlihat jelas bagaimana respons cepat aparat menjadi kunci penyelamatan.
Peristiwa bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat masyarakat menghubungi layanan darurat Call Center 110 Polres Tanjab Barat. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh Pamapta Polres Tanjab Barat, IPDA A. Ginting, yang tanpa menunggu lama segera menggerakkan personel ke lokasi kejadian.

Tim gabungan yang terdiri dari AIPTU Suparto, AIPDA Hendri, SH, serta Brigadir Reka dari BKO Satlantas langsung meluncur ke titik kejadian. Setibanya di lokasi, mereka mendapati kendaraan telah berada di dalam jurang, memicu kekhawatiran akan keselamatan pengemudi.
“Begitu laporan masuk melalui layanan 110, personel langsung bergerak cepat ke TKP untuk melakukan pengecekan dan memberikan pertolongan,” ujar Kasi Humas Polres Tanjab Barat mewakili Kapolres.
Evakuasi Dramatis di Jalur Rawan
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas kepolisian bersama pemilik kendaraan dan warga sekitar bahu-membahu mengangkat kendaraan dari dalam jurang. Medan yang cukup sulit tidak menyurutkan semangat tim di lapangan.
Aksi cepat ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan personel Polsek Merlung dan Satlantas Polres Tanjab Barat, khususnya di jalur lintas yang dikenal rawan kecelakaan.
Momentum arus balik yang mulai meningkat juga menjadi perhatian serius aparat. Kehadiran polisi di titik-titik rawan diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan serupa.
Layanan 110 Kembali Jadi Andalan
Insiden ini sekaligus menegaskan efektivitas layanan darurat 110 sebagai garda terdepan dalam merespons kejadian di tengah masyarakat. Kecepatan koordinasi dan respons lapangan menjadi faktor penting dalam penanganan situasi darurat.
Imbauan Tegas untuk Pengendara
Menutup keterangannya, pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah saat berkendara, terutama di jalur lintas dengan kondisi jalan yang menantang.
“Kami mengimbau pengendara untuk selalu waspada, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengontrol kecepatan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, terlebih saat melintasi daerah rawan,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa satu detik kelalaian di jalan bisa berujung fatal. Waspada bukan pilihan — tapi keharusan.
(Susi Lawati)




