JAMBI.MPN-Kab.Sarolangun – Suasana duka menyelimuti Mapolres Sarolangun. Isak tangis dan doa membahana di Masjid Asmaul Husna-99 ketika Polres Sarolangun bersama Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE, Ketua DPRD Ahmad Jani, Kemenag Drs. H. Muhammad Syatar, serta ratusan komunitas ojek online (Ojol) se-Kabupaten Sarolangun menggelar Shalat Ghaib berjamaah, Minggu (31/8/2025).
Shalat Ghaib ini digelar untuk mendoakan gugurnya pahlawan-pahlawan bangsa dalam tragedi pengamanan aksi demonstrasi. Mereka adalah AKP (Anumerta) Lusiyanto, S.H. – Kapolsek Negara Batin, Way Kanan; Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto; Briptu (Anumerta) M. Ghalib Surya Ganta, S.H.; serta Affan Kurniawan, driver Ojol yang tewas tragis akibat tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. melalui Wakapolres Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom, MH. bersama para pejabat utama Polres, memimpin jalannya doa penuh keharuan itu.
Bupati Sarolangun H. Hurmin, SE dengan suara bergetar menyampaikan belasungkawa mendalam, “Kami sangat berduka. Kehilangan mereka adalah kehilangan kita semua. Saya, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Sarolangun, menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya.”
Kompol Aswindo Indriadi menegaskan, Shalat Ghaib ini menjadi bukti bahwa Polri bukan hanya garda terdepan dalam menjaga keamanan, tapi juga sahabat masyarakat yang senantiasa hadir dalam suka dan duka. “Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran,” ujarnya.
Lebih dari sekadar ritual doa, momentum ini menjadi jembatan persaudaraan antara aparat kepolisian dan komunitas Ojol di Sarolangun, memperkuat sinergi menuju lingkungan yang aman, tertib, dan penuh empati.
(Shee)




