Jelang Nataru, Polda Jambi Gencarkan Penertiban Kendaraan Modifikasi BBM Subsidi, Satu Mobil Terbakar di SPBU Bungo

JAMBI.MPN – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi melalui jajaran Polres Merangin, Kerinci, Bungo, dan Tebo menggelar penertiban serentak terhadap kendaraan bermotor yang diduga dimodifikasi dan berpotensi melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi, Minggu (14/12/2025).

Langkah ini merupakan upaya preventif sekaligus represif terbatas untuk menjaga distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran serta memelihara ketertiban umum, khususnya menjelang arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Di wilayah hukum Polres Merangin, penertiban difokuskan di tiga SPBU, yakni SPBU Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Pematang Kandis, SPBU Dusun Bangko Kecamatan Bangko, serta SPBU Desa Kungkai Kecamatan Bangko Barat. Petugas menyasar kendaraan roda dua dan roda empat yang terindikasi dimodifikasi, seperti perubahan tangki, pemasangan selang tambahan, hingga penggunaan wadah penampung BBM.

Selain pemeriksaan fisik kendaraan yang tengah mengantre maupun akan mengisi BBM, petugas juga memberikan imbauan tegas kepada pengelola SPBU agar lebih selektif dan tidak melayani kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi standar. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan tanpa barcode serta kendaraan roda empat yang dicurigai membawa jerigen di dalam mobil. Kendaraan-kendaraan tersebut langsung diarahkan keluar antrean sebagai langkah pencegahan.

Sementara itu, Polres Kerinci melaksanakan penertiban serupa di SPBU Pelayang Raya dan SPBU Koto Lebu. Hasil pemeriksaan menunjukkan masih ditemukannya kendaraan tanpa barcode serta kendaraan roda empat yang diduga telah dimodifikasi. Terhadap para pengendara, petugas memberikan teguran lisan dan mengarahkan agar kendaraan dikembalikan ke kondisi standar.

Berbeda dengan wilayah lain, di wilayah hukum Polres Tebo, penertiban yang dilakukan di SPBU Jalan Lintas Tebo–Bungo KM 10, Kecamatan Tebo Tengah, tidak menemukan kendaraan pelangsir maupun kendaraan dengan tangki rombakan. Aktivitas pengisian BBM di wilayah ini terpantau berjalan lancar, aman, dan kondusif.

Namun di Kabupaten Bungo, pada hari yang sama, terjadi peristiwa kebakaran satu unit mobil Daihatsu Sigra di SPBU Kampung Punti Luhur, Desa Talang Pantai, Kecamatan Bungo Dani. Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil dan sebagian fasilitas SPBU terbakar dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp500 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik saat pengisian BBM, di mana kendaraan dalam kondisi AC menyala. Hasil analisa awal juga menemukan adanya modifikasi pada tangki BBM menjadi dua lubang serta keberadaan galon di dalam kendaraan, sehingga kuat dugaan mobil tersebut digunakan untuk aktivitas pelangsiran BBM bersubsidi.

Petugas kepolisian bersama pemadam kebakaran dan masyarakat setempat bergerak cepat melakukan pemadaman, pengamanan lokasi, pemasangan garis polisi, serta pengumpulan keterangan saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Mulia Prianto menegaskan bahwa penertiban kendaraan dengan tangki modifikasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

“Kami mengimbau seluruh pengelola SPBU agar tidak melayani pengisian BBM pada kendaraan dengan tangki yang dimodifikasi atau tidak sesuai standar. Penolakan pengisian justru merupakan langkah pencegahan agar tidak terjadi kejadian yang lebih besar,” tegasnya.

Ia menambahkan, Polda Jambi akan meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Apabila ke depan masih ditemukan kendaraan yang dimodifikasi dan terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi, maka akan ditempuh langkah represif sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ini demi memastikan BBM subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang libur Nataru,” pungkasnya.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *