JAMBI.MPN – Komitmen mengatasi persoalan banjir di Kota Jambi kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly. Ia turun langsung meninjau progres pengerjaan pelebaran drainase di RT 16, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Selasa (21/4/2026) siang.
Didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jambi, Yulius, serta camat dan lurah setempat, peninjauan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam merespons keluhan warga yang selama ini dihantui banjir setiap musim hujan.
Proyek pelebaran drainase tersebut kini telah mencapai sekitar 90 persen. Kondisi ini membawa harapan baru bagi masyarakat setempat yang sebelumnya kerap menjadi langganan genangan air akibat saluran yang sempit dan tidak optimal.
“Alhamdulillah progresnya sudah 90 persen. Insya Allah setelah selesai, ini bisa menjadi solusi konkret untuk mengurai persoalan banjir di wilayah ini,” ujar Kemas Faried dengan optimisme.
Ia menegaskan, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan hasil nyata dari aspirasi masyarakat yang diserap saat kegiatan reses di kawasan Cadika beberapa waktu lalu. Aspirasi tersebut langsung ditindaklanjuti melalui koordinasi cepat dengan Pemerintah Kota Jambi.
Selama ini, warga RT 16 hidup dalam kekhawatiran setiap kali hujan turun. Air yang meluap dari drainase kerap menggenangi permukiman bahkan merendam akses jalan warga.
“Dulu kalau hujan pasti banjir. Sekarang alhamdulillah sudah diperbaiki, air tidak meluap lagi,” ungkap Nilawati, salah seorang warga, dengan wajah lega.
Tak hanya mengapresiasi kinerja Dinas PU, Kemas Faried juga memberikan penghargaan tinggi kepada warga yang dengan sukarela menghibahkan sebagian lahannya demi kelancaran proyek tersebut.
“Ini bukti bahwa solusi terbaik lahir dari kolaborasi. Terima kasih kepada Dinas PU yang bergerak cepat, dan kepada warga yang telah berkorban demi kepentingan bersama,” katanya.
Menurutnya, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan klasik seperti banjir.
“Ini bukan sekadar pembangunan drainase, tapi wujud kerja nyata kami sebagai wakil rakyat. Insya Allah, langkah ini menjadi solusi jangka panjang bagi warga,” pungkasnya.
Dengan hampir rampungnya proyek ini, harapan besar pun tumbuh—bahwa kawasan yang dulunya rawan banjir kini perlahan berubah menjadi lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi warganya.
(Susi Lawati)




