Kemas Faried Dorong Anggaran Kebencanaan Diperkuat, Tegaskan Negara Harus Hadir Saat Warga Tertimpa Musibah

JAMBI.MPN – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, angkat suara soal pentingnya penguatan anggaran kebencanaan di Kota Jambi. Ia menegaskan, perlindungan terhadap masyarakat terdampak bencana tidak boleh setengah hati—harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Pernyataan itu disampaikan Faried usai mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kota Jambi dalam menyalurkan bantuan sosial kepada 10 korban kebakaran dengan total nilai mencapai Rp162 juta pada Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut bukan sekadar angka, melainkan simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah.

“Ini bukan hanya soal bantuan materi, tapi tentang kepedulian dan tanggung jawab pemerintah. Negara harus hadir saat rakyatnya dalam kondisi sulit,” tegas Faried.

Ia menilai, langkah cepat Pemkot Jambi patut diapresiasi karena mampu memberikan respons tanggap darurat melalui sinergi Dinas Sosial dan Baznas. Namun, Faried mengingatkan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase darurat semata.

“Yang tak kalah penting adalah pemulihan pascabencana dan kesiapan menghadapi potensi bencana berikutnya. Ini butuh dukungan anggaran yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Faried juga menyoroti pentingnya perencanaan jangka panjang dalam sektor kebencanaan, termasuk mitigasi risiko dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat. Ia menilai, penguatan anggaran akan menjadi fondasi utama dalam membangun sistem perlindungan yang lebih tangguh.

Langkah ini, lanjutnya, sejalan dengan program prioritas Pemkot Jambi melalui visi “Kota Bahagia” yang tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan, tetapi juga keamanan dan ketahanan warga dari ancaman bencana.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kolaborasi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Sinergi harus terus diperkuat. DPRD akan memastikan anggaran yang dialokasikan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan tidak salah sasaran,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Faried berharap ke depan alokasi anggaran kebencanaan dapat ditingkatkan secara signifikan, guna memperkuat program Kota Tangguh dan menjadikan Kota Jambi lebih siap, responsif, serta berdaya dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Jangan tunggu bencana besar baru kita bergerak. Kesiapan itu harus dibangun dari sekarang,” pungkasnya.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *