Pria Lansia Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pondok Kebun, Polisi Buru Pelaku

JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat – Warga Dusun Harapan, Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria lanjut usia berinisial AK (70) di pondok kebunnya, Jumat (29/5/2026) siang.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam pondok yang berada di area perkebunan miliknya. Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga kuat menjadi korban tindak pidana pembunuhan.

Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui oleh anak korban, MK, sekitar pukul 13.10 WIB. Saat itu, MK bermaksud mengantarkan makanan ke pondok tempat ayahnya tinggal yang berada tidak jauh dari rumah keluarga.

Namun setibanya di lokasi, MK mendapati pintu pondok sudah dalam keadaan terbuka. Saat masuk ke dalam pondok, ia sontak terkejut melihat ayahnya tergeletak terlentang dengan sejumlah luka sayatan yang diduga akibat senjata tajam.

Karena panik dan ketakutan, saksi langsung keluar pondok dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Informasi itu kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.

Laporan resmi diterima Polsek Betara sekitar pukul 14.43 WIB. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Betara atas perintah Kapolsek langsung bergerak menuju lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi awal.

Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Barat AKP Ayub Peter Bernardus S.Tr.K., S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat Ipda Ucen membenarkan adanya penemuan mayat seorang pria yang diduga menjadi korban pembunuhan di wilayah Kecamatan Betara.

“Benar, saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Tim Satreskrim bersama Polsek Betara masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujar Ipda Ucen.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi, di antaranya satu buah senter warna hitam dalam kondisi rusak yang diduga milik korban, satu bungkus rokok merek JATRA, dua batang rokok merek King Garet, satu buah gunting, serta satu tas selempang warna hitam yang diduga milik seseorang berinisial SH.

Saat ini aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan mendalami keterkaitan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor guna membantu proses penyelidikan.

“Kami mengajak masyarakat yang memiliki informasi agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian demi mempercepat pengungkapan kasus ini,” tambah Kasi Humas.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku di balik kematian tragis pria lansia tersebut.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *