JAMBI.MPN – Di tengah dinamika keamanan yang semakin kompleks, Kapolda Jambi, Krisno H. Siregar, secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Intelijen Keamanan (Intelkam) Polda Jambi Tahun Anggaran 2026 di Aula Balai Bhayangkara Siginjai Polda Jambi, Kamis (18/6/2026).
Rakernis yang mengusung tema “Intelijen Keamanan Polri yang Presisi Siap Mendukung, Mengamankan, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026” ini dihadiri Wakapolda Jambi, Benny Ali, Irwasda Polda Jambi, Jannus P. Siregar, para pejabat utama Polda Jambi, jajaran Ditintelkam, Kasat Intelkam Polres, Kanit Intelkam Polsek, serta seluruh peserta Rakernis.
Sejumlah narasumber berkompeten turut hadir memberikan penguatan materi, di antaranya Moch. Farisi, Akbar Kurnia, Ari Wahyudi, dan Robert Aritonang.
Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa fungsi Intelkam merupakan garda terdepan Polri dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Menurutnya, situasi di Provinsi Jambi sepanjang 2025 hingga memasuki 2026 diwarnai berbagai tantangan serius, mulai dari konflik agraria, praktik illegal logging, peredaran narkotika lintas provinsi, hingga isu radikalisme dan dinamika politik lokal. Kondisi tersebut menuntut personel Intelkam bekerja lebih prediktif, profesional, dan adaptif.
“Keberhasilan terbesar fungsi intelijen bukan ketika ancaman telah ditindak, tetapi ketika ancaman tersebut dapat dicegah sebelum terjadi. Itulah hakikat utama intelijen keamanan,” tegas Kapolda.
Ia menekankan, Rakernis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah dan program kerja yang selaras dengan kebijakan Polri Presisi, yakni Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Ditintelkam Polda Jambi dan Sat Intelkam Polres jajaran atas dedikasi mereka dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Jambi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan lima penekanan utama kepada seluruh personel Intelkam, yakni meningkatkan kemampuan deteksi dini dan sistem peringatan dini, memperkuat sinergitas dengan TNI, BIN Daerah, pemerintah daerah serta tokoh masyarakat, menjaga profesionalisme dan netralitas, meningkatkan penguasaan wilayah dan kemampuan analisis intelijen yang akurat, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan cyber intelligence.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi, Erlan Munaji, menyebut Rakernis Intelkam Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan intelijen keamanan yang profesional, modern, dan mampu menjawab tantangan situasi global maupun regional.
“Melalui Rakernis ini, diharapkan seluruh personel Intelkam semakin optimal dalam melakukan deteksi dini, memperkuat sinergi lintas sektoral, serta memanfaatkan teknologi informasi dan cyber intelligence guna menjaga stabilitas keamanan dan mendukung keberhasilan program pemerintah di Provinsi Jambi,” ujar Erlan.
Menurutnya, fungsi Intelkam memiliki peran strategis sebagai mata dan telinga organisasi dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman sejak dini, sehingga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di Provinsi Jambi dapat terus terjaga.
(Susi Lawati,)




