H. Momon Ahmad Imron Sutisna Pimpin BAZNAS Kota Bandung Periode 2026–2031, Farhan: Baznas Harus Jadi Garda Depan Kurangi Ketimpangan Sosial

BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, resmi melantik jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bandung Periode 2026–2031 di Pendopo Kota Bandung, Kamis (25/6/2026). Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Drs. H. Momon Ahmad Imron Sutisna, M.M. sebagai Ketua BAZNAS Kota Bandung.

Dalam sambutannya, Farhan menegaskan bahwa BAZNAS harus menjadi garda depan dalam membantu Pemerintah Kota Bandung mengurangi ketimpangan sosial yang masih terjadi di tengah pertumbuhan ekonomi Kota Bandung yang terus menunjukkan tren positif.

Menurutnya, BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Tujuan BAZNAS ada tiga, yaitu mengurangi kemiskinan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta hadir bersama pemerintah untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang lebih merata. Tiga fungsi ini harus selalu berada dalam benak para pimpinan,” ujar Farhan.

Farhan mengungkapkan, meskipun Kota Bandung mencatat pertumbuhan ekonomi yang berada di atas rata-rata dalam beberapa tahun terakhir, masih terdapat tantangan berupa ketimpangan sosial yang memerlukan perhatian serius.

“Ketimpangan inilah yang harus diisi oleh BAZNAS melalui berbagai inovasi, metode, dan fokus kerja yang didasari dedikasi serta kerja keras,” katanya.

Ia juga menilai potensi penghimpunan zakat di Kota Bandung masih sangat besar dan perlu terus dioptimalkan. Dengan meningkatnya penghimpunan zakat, maka semakin luas pula manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Kita berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan berbagai inovasi, memperkuat kepercayaan publik, serta memperluas manfaat zakat sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan dampak positifnya,” tambahnya.

Kepengurusan BAZNAS Kota Bandung periode 2026–2031 dipimpin oleh Drs. H. Momon Ahmad Imron Sutisna, M.M. sebagai Ketua, didampingi Arif Nurrakhman, S.E., M.M. sebagai Wakil Ketua I, KH. Wahyul Afif Al-Ghafiqi, S.S. sebagai Wakil Ketua II, Drs. H. Adang Muhammad Tsaury, M.Pd. sebagai Wakil Ketua III, dan Iwan Gunawan, S.H.I. sebagai Wakil Ketua IV.

Di bawah kepemimpinan H. Momon Ahmad Imron Sutisna, BAZNAS Kota Bandung berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Berbagai program pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, serta penguatan usaha mikro akan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Farhan juga mengingatkan bahwa Kota Bandung saat ini menghadapi tantangan sosial akibat meningkatnya urbanisasi, dampak pemutusan hubungan kerja di sejumlah daerah, serta berbagai perubahan sosial yang muncul seiring perkembangan kota. Oleh karena itu, BAZNAS diharapkan mampu hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi wadah penyaluran kepedulian sosial masyarakat.

“Saya tidak pernah meragukan semangat warga Kota Bandung untuk membantu sesama. Semangat solidaritas inilah yang harus betul-betul disalurkan melalui inovasi-inovasi yang dikembangkan BAZNAS,” tuturnya.

Lebih lanjut, Farhan menegaskan bahwa BAZNAS memiliki peran penting sebagai jembatan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan namun belum dapat mengakses program pemerintah karena berbagai kendala administratif.

“Untuk itulah peran BAZNAS menjadi sangat penting dalam semangat bergotong royong membangun Kota Bandung yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan penuh keberkahan bagi seluruh warganya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Farhan juga mengajak para muzakki, termasuk kalangan pengusaha, untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.

“Mari kita jadikan zakat sebagai instrumen yang tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga memperkuat solidaritas, mengurangi kesenjangan sosial, serta menghadirkan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Dengan kepengurusan baru dan dukungan berbagai pihak, BAZNAS Kota Bandung diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Bandung, DPRD, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, BAZNAS Provinsi Jawa Barat, serta BAZNAS RI guna memperluas manfaat zakat dan mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Kota Bandung.

(Redaksi Media Polisi Nasional)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *