JAMBI.MPN – Festival Rakyat Nobar Bola Gembira Piala Dunia 2026 yang merupakan hasil kolaborasi Korem 042/Garuda Putih, KADIN Provinsi Jambi, dan TVRI berlangsung meriah serta mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Acara tersebut bahkan disiarkan secara langsung oleh TVRI sehingga dapat disaksikan masyarakat luas.
Di tengah suksesnya penyelenggaraan kegiatan, muncul keluhan dari sejumlah wartawan yang melakukan peliputan. Mereka mengaku kecewa atas janji pemberian uang transport yang disampaikan oleh Perwakilan Ketua Umum Bidang Penyiaran KADIN Jambi, Kemas Al Fajri, namun hingga kini belum terealisasi.
Berdasarkan keterangan salah seorang wartawan yang hadir, usai kegiatan Kemas Al Fajri menyampaikan bahwa uang transport tidak dapat diberikan secara tunai karena tidak membawa uang tunai.
”Nanti saya transfer saja ya, karena saya tidak ada uang cash,” ujar Kemas Al Fajri sebagaimana dituturkan wartawan yang berada di lokasi.
Namun, menurut pengakuan sejumlah wartawan, hingga berita ini ditulis transfer yang dijanjikan tersebut belum diterima.
Kondisi itu memunculkan kekecewaan karena mereka merasa telah diberikan harapan yang hingga kini belum dipenuhi.
”Saya kecewa. Kalau memang sejak awal tidak ada, sebaiknya disampaikan apa adanya. Jangan sampai memberikan harapan yang akhirnya tidak ditepati,” ujar salah seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya.
Para wartawan menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata-mata mengenai nominal uang transport, melainkan menyangkut komitmen dan kepercayaan terhadap ucapan yang telah disampaikan kepada insan pers.
Hingga berita ini diterbitkan, Kemas Al Fajri belum memberikan klarifikasi maupun tanggapan terkait keluhan tersebut. Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada yang bersangkutan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
(Susi Lawati)




