Polda Jambi Buka Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II, Senjata Api hingga Program Ketahanan Pangan Ikut Diperiksa

JAMBI.MPN — Polda Jambi menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap pelaksanaan Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 yang mulai digelar di jajaran Polda Jambi.

Taklimat awal audit berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Mapolda Jambi, Kamis (20/8/2026). Audit dijadwalkan berlangsung selama 20 hingga 31 Agustus 2026 dengan fokus pada aspek pelaksanaan dan pengendalian.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Rivianto, S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Jambi, serta para Kapolres jajaran yang mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.

Sementara dari Itwasum Polri, tim audit dipimpin Brigjen Pol. Drs. Eddy Hermanto, M.M., M.H., bersama sejumlah pejabat auditor.

Audit kali ini menjadi bagian penting dari fungsi pengawasan dan pengendalian internal Polri. Pemeriksaan diarahkan untuk memastikan pelaksanaan tugas serta penggunaan sumber daya organisasi berjalan efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan maupun kebijakan pimpinan Polri.

Bukan Sekadar Mencari Kesalahan

Wakapolda Jambi menegaskan bahwa kehadiran Tim Audit Itwasum Polri harus dipandang sebagai momentum evaluasi sekaligus pembenahan organisasi.

“Selaku pimpinan Polda Jambi, saya mendukung sepenuhnya pelaksanaan Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2026. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan peringatan dini, masukan, serta solusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan tugas Polri dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wakapolda.

Ia juga meminta seluruh Kasatker dan Kasatwil jajaran Polda Jambi membangun komunikasi yang baik dengan tim auditor serta menyiapkan seluruh data dan dokumen yang diperlukan.

Sikap serupa disampaikan Brigjen Pol. Drs. Eddy Hermanto. Menurutnya, audit kinerja tidak semata-mata bertujuan menemukan kesalahan, tetapi juga menjadi ruang konsultasi, evaluasi, dan perbaikan.

“Audit kinerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian internal Polri. Tujuannya untuk memastikan pelaksanaan tugas dan penggunaan sumber daya organisasi berjalan efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan,” jelasnya.

Tak Hanya Administrasi, Senjata Api hingga SPPG Turut Dicek

Menariknya, pemeriksaan Tim Audit Itwasum Polri tidak hanya menyasar aspek administrasi dan pengendalian organisasi.

Tim juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah aspek pelaksanaan tugas, di antaranya penggunaan senjata api, Pamapta, SPPG, serta pelaksanaan program ketahanan pangan.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari pengawasan untuk memastikan berbagai program dan dukungan Polri terhadap program pemerintah dilaksanakan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Kapolda: Setiap Temuan Harus Ditindaklanjuti

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyatakan audit merupakan momentum penting bagi institusi untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.

“Kapolda Jambi menekankan bahwa pengawasan merupakan bagian penting dalam mewujudkan organisasi Polri yang profesional, transparan dan akuntabel. Karena itu, Polda Jambi berkomitmen memberikan keterbukaan dan dukungan penuh kepada Tim Audit Itwasum Polri selama pelaksanaan audit,” ungkap Erlan.

Ia menegaskan, setiap temuan, masukan, maupun kekurangan yang muncul selama proses pemeriksaan akan dijadikan bahan evaluasi dan segera ditindaklanjuti.

“Setiap masukan dan hasil pemeriksaan akan kami jadikan bahan evaluasi bersama. Polda Jambi akan menindaklanjuti setiap rekomendasi secara serius agar dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, pengelolaan sumber daya, serta pelayanan Polri kepada masyarakat,” tegasnya.

Erlan menambahkan, Kapolda Jambi juga telah meminta seluruh jajaran agar bersikap kooperatif, terbuka, dan proaktif selama audit berlangsung.

Dengan demikian, Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II di Polda Jambi diharapkan tidak berhenti pada sebatas penilaian administratif. Lebih jauh, hasil pemeriksaan diharapkan mampu melahirkan langkah korektif dan perbaikan nyata sehingga kinerja organisasi semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Dengan sinergi antara Tim Audit Itwasum Polri dan seluruh jajaran Polda Jambi, diharapkan audit ini tidak hanya menghasilkan penilaian, tetapi juga memberikan solusi dan perbaikan nyata bagi peningkatan kinerja organisasi,” pungkasnya.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *