Al Haris Tegaskan Komitmen ADPMET Dukung Pemerintah Tingkatkan Produksi Migas Nasional

JAKARTA.MPN — Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET), Al Haris, menegaskan komitmen penuh organisasi yang dipimpinnya untuk mendukung pemerintah pusat dalam upaya peningkatan produksi minyak dan gas (migas) nasional. Penegasan ini disampaikan langsung saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ADPMET di Jakarta, Kamis (7/8/25)

Rakornas kali ini menjadi momentum penting bagi ADPMET untuk menyusun ulang arah visi dan misi organisasi, sekaligus merumuskan peta jalan kebijakan lima tahun ke depan. Dalam forum yang dihadiri oleh jajaran wakil ketua, sekretaris jenderal, hingga dewan pakar ini, Al Haris menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah penghasil dalam mendorong ketahanan dan kemandirian energi nasional.

“Kami ingin mempertajam kembali visi dan misi ADPMET, bagaimana organisasi ini menjadi bagian aktif dalam membantu pemerintah meningkatkan produksi migas ke depan,” ujar Al Haris, yang juga menjabat sebagai Gubernur Jambi.

Tak hanya fokus pada kebijakan produksi, Al Haris juga menyoroti pentingnya pembenahan regulasi di sektor energi. Ia menyebut reformasi regulasi harus menyentuh akar persoalan di daerah penghasil agar manfaat energi benar-benar dirasakan masyarakat setempat.

SDM Unggul Jadi Kunci Sukses

Di luar aspek teknis dan kebijakan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi sorotan utama. Menurut Al Haris, keberhasilan sektor energi tak lepas dari kesiapan SDM lokal yang menguasai teknologi migas dan energi terbarukan.

“Teknologi migas itu kompleks. Kita butuh SDM yang mumpuni di daerah. Karena itu, ADPMET mendorong agar generasi muda di daerah penghasil migas mendapat akses pendidikan dan pelatihan yang relevan,” tegasnya.

ADPMET, lanjut Al Haris, siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem energi nasional, termasuk melalui advokasi kebijakan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan di wilayah-wilayah penghasil energi.

Rakornas ini menjadi langkah awal menuju transformasi peran ADPMET yang lebih progresif, inklusif, dan berorientasi masa depan sejalan dengan tantangan global transisi energi dan tuntutan kemandirian nasional di sektor migas dan energi terbarukan.

(Shee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *