JAMBI.MPN-Kab.Muaro Jambi – Konsolidasi politik di tubuh Partai Golkar Kabupaten Muaro Jambi memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Muaro Jambi resmi menyerahkan hasil kerja tim formatur kepengurusan periode 2026–2031 kepada DPD Golkar Provinsi Jambi untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK).
Menariknya, penyusunan struktur organisasi tersebut berhasil dirampungkan jauh lebih cepat dari target. Jika sebelumnya dijadwalkan selesai hingga 28 Februari 2026, tim formatur justru menuntaskan seluruh proses pada 9 Februari 2026 di Kantor DPD Golkar Muaro Jambi.
Kecepatan ini disebut menjadi bukti soliditas internal partai serta komitmen kader dalam memperkuat organisasi menghadapi dinamika politik ke depan.
Dalam kepengurusan baru periode 2026–2031, tercatat sebanyak 89 orang masuk dalam struktur kepengurusan. Jumlah ini meningkat dibanding periode sebelumnya sebagai bagian dari strategi penguatan organisasi dan efektivitas kerja politik partai.
Salah satu terobosan penting adalah penambahan posisi Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Waka Bapilu) yang dibagi ke dalam tiga wilayah strategis di Kabupaten Muaro Jambi. Langkah ini dinilai sebagai strategi memperkuat mesin partai hingga tingkat kecamatan dan desa menjelang agenda politik mendatang, termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg).
Adapun pembagian wilayah tersebut meliputi:
Wilayah I mencakup Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Sekernan, Maro Sebo, dan Taman Rajo.
Wilayah II mencakup Kumpeh Ulu, Kumpeh, dan Sungai Gelam.
Wilayah III mencakup Mestong, Bahar, Bahar Selatan, dan Bahar Utara.
Selain memperkuat koordinasi politik, Waka Bapilu juga akan berperan sebagai koordinator badan saksi di tingkat kecamatan guna memastikan kesiapan partai dalam setiap tahapan pemilu.
Ketua terpilih DPD Golkar Muaro Jambi, H. Asikin, menegaskan bahwa penyusunan kepengurusan dilakukan secara selektif dengan mengedepankan profesionalitas dan keterwakilan wilayah.
“Alhamdulillah, kerja formatur bisa kita selesaikan lebih cepat dari target. Ini menunjukkan soliditas kader Golkar Muaro Jambi sangat kuat. Kepengurusan ini disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan strategis partai ke depan,” ujarnya.
Menurut Asikin, penambahan Waka Bapilu di tiga wilayah merupakan langkah konkret untuk memastikan kerja politik partai lebih terstruktur, terkoordinasi, dan terukur.
“Kita ingin mesin partai benar-benar bergerak sampai ke akar rumput. Termasuk pembentukan dan penguatan badan saksi di setiap kecamatan,” tegasnya.
Ia berharap setelah SK dari DPD Golkar Provinsi Jambi diterbitkan, seluruh pengurus dapat langsung bergerak melakukan konsolidasi internal dan penguatan basis dukungan masyarakat.
“Target kita jelas, membesarkan Golkar di Muaro Jambi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kepengurusan ini harus menjadi tim kerja yang solid dan siap turun ke lapangan,” pungkasnya.
Dengan telah diserahkannya hasil formatur ke tingkat provinsi, jajaran DPD Golkar Muaro Jambi kini tinggal menunggu pengesahan resmi untuk segera menjalankan roda organisasi secara penuh dalam menghadapi dinamika politik lima tahun ke depan.
(Susi Lawati)




