JAMBI.MPN-Kab.Sarolangun – Upaya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif terus dilakukan Polres Sarolangun. Melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas), kepolisian menggelar sosialisasi tentang bahaya geng motor, penyalahgunaan narkoba, dan judi online (judol) kepada para pelajar di sejumlah sekolah dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Kamis (16/7/2026).
Kegiatan menyasar pelajar SMA Negeri 7 Sarolangun, SMK Negeri 2 Sarolangun, dan SMP Muhammadiyah Singkut sebagai bagian dari langkah preventif untuk mencegah kenakalan remaja sekaligus membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah.
Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Sarolangun, Iptu Supriyanto, dengan materi penyuluhan yang disampaikan oleh Aiptu Junaidi, SH, Aiptu Hadi, SH, dan Aiptu Edi Saputra, SH.
Dalam penyuluhan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai dampak negatif keterlibatan dalam geng motor, penyalahgunaan narkotika, hingga maraknya praktik judi online yang kini menyasar kalangan remaja. Para siswa juga diajak untuk lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan serta mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, produktif, dan bermanfaat.
Tak hanya itu, personel Sat Binmas turut mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial. Pelajar diimbau tidak mudah menyebarkan konten provokatif, ujaran kebencian, maupun ajakan tawuran yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain edukasi terkait kenakalan remaja, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas dengan selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan, serta menghormati pengguna jalan lainnya. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan melalui layanan darurat 110 apabila mengetahui adanya aktivitas geng motor atau potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.
Kasi Humas Polres Sarolangun, Iptu Andi Supriadi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preemtif Polri untuk membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Mari para pelajar isi masa muda dengan kegiatan positif demi mewujudkan generasi yang berkualitas serta menjaga Kabupaten Sarolangun tetap aman dan kondusif,” ujar Iptu Andi.
Melalui kegiatan ini, Polres Sarolangun berharap para pelajar semakin memahami risiko yang ditimbulkan oleh geng motor, narkoba, dan judi online. Kesadaran hukum sejak dini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta menjadi pelopor dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sarolangun.
(Susi Lawati)
