Lembang, MPN — Diduga bocor, pipa saluran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.40318 yang.berada di Jalan Kolonel.Masturi Desa Sukajaya, Kec. Lembang disebut mencemari sumur – sumur warga sekitar.
Hal ini terungkap saat puluhan Warga RT 01 dan RT 02 Desa Sukajaya menggeruduk Kantor Desa untuk beraudensi dan menyampaikan keluhan dan mencari solusi terkait kejadian tersebut.

Dalam hal ini warga berharap agar Kades dapat menjembatani pertemuan audiensi dengan pihak pengelola SPBU, sehingga permasalahan ini dapat dibahas secara terbuka dan solusi terbaik

Dalam audendensinya warga masyarakat membawa serta hasil lab dari UPTD Laboratorium Dinkes Kota Bandung serta membawa sampel air.
Pada kesempatan ini Manajer SPBU, Rudi yang hadir di Aula Desa membantah dugaan dugaan kebocoran SPBU tersebut dan mengklaim bahwa bau yang tercium warga berasal dari kotoran sapi.
Di tempat sama salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya menyebutkan bahwa dirinya baru saja keluar dari Rumah Sakit Salamun setelah dirawat selama satu minggu akibat mual dan muntah yang diduga disebabkan oleh keracunan air.
“Menurut dokter yang memeriksa saya, gejala tersebut mengindikasikan keracunan air yang kemungkinan berasal dari sumur yang saya konsumsi sehari-hari”, jelasnya.
Selain itu air tersebut berbau BBM dan menyebabkan panas serta gatal-gatal jika digunakan untuk mandi. Bahkan ada juga dua ekor sapi mati yang diduga akibat mengonsumsi air yang sama”. ucapnya
Disela kegiatan Manajer SPBU mengungkapkan memang benar pernah terjadi rembesan dari pipa tetapi setelah ada pengaduan dari warga sekitar bulan Juni sudah diperbaiki rembesan dan pipa tersebut sudah dilas.
Ia mengatakan iya ada warga yang sakit dan keracunan air tersebut, akan tetapi.kami telah memberikan kepada 4 orng warga ter dampak sebesar 10.juta per Orang dan tidak.melalui Desa dan dikira tidak.akan ada lagi tau nya ada lagi 10 0rang maka dari itu.saya mengundang bimas karena pihak SPBU takut ada kecurangan oleh warga
kita sudah melakukan cek lab itu yang terdekat yang tengah dan yang jauh dan disaksikan oleh pihak SPBU, Bimas dan Ipang dari pihak Desa. Dari hasil.Lab deket Rumah Sakit itu tidak terkontaminasi oleh BBM dalam.hasil Lab tersebut terdapat banyak bakteri dan kadar Oksigennya yang menjadi tidak layak minum.
Dari acuan tersebut kami menyimpulkan tidak ada pencemaran BBM dan kami mengundang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan turun ke lapangan dan mengecek tiap warga dan kata pihak DLH tidak berbau dan pihak.DLH juga memeriksa tangki dan pipa trr tidak ada kebocoran menurut DLH dan keluarlah hasil dari DLH
Ketika awak.media menanyakan apakah air sempel air yang di bawa warga ada bau, Ia menjawab memang benar air sempel warga ada bau BBM, jelasnya.
Di tempat sama Kades Sukajaya mengatakan, pihaknya melakukan pengamanan agar tida terjadi hal yang tidak di inginkan agar pihak warga tidak melakukan demo jadi kami mengingatkan wilayah.lingkungan SPBU kondusif kami.berharap akan terjadi solusi daripada adu argumen atau adu kekuatan, tandasnya.***
#tim



