MEDIA POLISI NASIONAL.- Monitoring dan Evaluasi (Monev) kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Cileunyi yang dilaksanakan Dinkes Kabupaten Bandung didampingi Kasi Sosbud Kecamatan Cileunyi, Puskesmas Cileunyi, Puskesmas Cinunuk, Satker Disdik, PPKB Cileunyi serta korcam SPPG Kecamatan Cileumyi. Rabu (11/03/2026)



Monitoring dan Evaluasi (Monev) dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG yang bertujuan memastikan higienitas, standar gizi, keamanan pangan, serta kelayakan fasilitas dapur (SPPG). Monev mencakup pengecekan bahan, pengolahan, pemorsian, distribusi, dan sertifikasi laik higiene.



Proses pengawasan berkala untuk memastikan layanan makanan bergizi gratis aman, higienis, dan sesuai standar gizi. Dinkes melakukan inspeksi langsung, meninjau alur produksi, sanitasi dan kesehatan pekerja, guna memastikan efektivitas program dan memvalidasi keamanan pangan.
Aspek penting monev SPPG oleh Dinkes :
– Keamanan dan Higienis Pangan, Tim Dinkes melakukan kesling/sanitarian meninjau langsung alur produksi makanan untuk memastikan standar sanitasi higienis terpenuhi guna mencegah kontaminasi.
– Standar Gizi, memastikan komposisi makanan yang disajikan sesuai dengan nilai gizi yang ditetapkan untuk target sasaran.
– Sertifikasi Laik Higienis Sanitasi (SLHS), untuk memvalidasi kelayakan SPPG dalam memperoleh atau mempertahankan SLHS.
– Kesehatan Pekerja, memastikan penjamah makanan dalam keadaan sehat dan mematuhi protokol kebersihan.
– Validasi Lapangan, kunjungan langsung (inspeksi) dilakukan secara berkala ke lokasi SPPG, sering kali bersama tim satgas lintas sektor, untuk mengindentifikasi masalah dan mencari solusi langsung.
“Hasil dari monev kali ini secara keseluruhan baik, masih masuk kedalam standarisasi aturan, cuma ada satu point yaitu menekankan perbaikan IPAL di beberapa SPPG,” tutur Kasi Sosbud saat di temui MPN di kantornya.**@spa**




