Dua Hari Pascabanjir, Dandim 0420/Sarko Turun Langsung: Bantuan Mengalir, Harapan Warga Kembali Tumbuh

JAMBI.MPN-Kab.Sarolangun — Di tengah sisa lumpur dan puing pascabanjir bandang, secercah harapan hadir bagi warga Kecamatan Bathin VIII. Komandan Kodim 0420/Sarko, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, S.Sos., M.Han., bersama Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, S.E., dan jajaran Forkopimda turun langsung menyapa sekaligus menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, Senin (27/4/2026).

Sejak pagi, rombongan bergerak dari Koramil 420-04/Sarolangun menyusuri wilayah yang terdampak cukup parah, seperti Desa Tanjung Gagak, Pulau Buayo, hingga Pulau Melako. Kehadiran mereka disambut hangat warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.

Tak sekadar membawa bantuan sembako, rombongan juga hadir memberi dukungan moril. Dialog langsung dengan warga dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak segera terpenuhi.

“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran pemerintah dan TNI-Polri memberi kami semangat baru untuk bangkit,” ungkap salah satu warga dengan haru.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, mulai dari Danramil, BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, hingga aparat kepolisian dan tenaga kesehatan. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata keseriusan penanganan bencana di Sarolangun.

Banjir bandang yang melanda wilayah ini dipicu tingginya curah hujan yang menyebabkan Sungai Batang Tembesi meluap, diperparah kiriman air dari wilayah Kabupaten Merangin. Dampaknya, puluhan rumah terendam, fasilitas umum rusak, hingga akses vital lumpuh.

Bahkan, tiga jembatan di Pulau Melako, Tanjung Gagak, dan Muaro Lati dilaporkan putus, menghambat mobilitas warga.

Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto menegaskan pihaknya telah mengerahkan sekitar 100 personel untuk membantu percepatan pemulihan.

“Personel kami fokus pada pembersihan rumah warga, sekolah, serta tempat ibadah. Kami juga melakukan pendataan kerusakan infrastruktur agar penanganannya bisa segera dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika memastikan pemerintah daerah akan bergerak cepat dalam proses pemulihan.

“Kami akan segera mengusulkan bantuan, baik untuk perbaikan rumah warga maupun infrastruktur yang rusak akibat banjir,” ujarnya.

Meski genangan air di beberapa titik mulai surut, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Pemerintah daerah bersama TNI-Polri masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, khususnya di wilayah hilir.

Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan. Di tengah keterbatasan, gotong royong dan kepedulian menjadi kekuatan utama untuk mengembalikan kehidupan warga seperti sediakala.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *