Generasi Muda Jadi Garda Depan, Polda Jambi–Dispora Perkuat Benteng Anti Narkoba dan Judi Online

JAMBI.MPN – Ancaman narkoba dan judi online kian nyata menyasar generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Menyikapi hal itu, Polda Jambi melalui Direktorat Binmas bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jambi bergerak cepat dengan menggelar sosialisasi strategi pencegahan, Selasa (28/4/2026).

Bertempat di Kantor Dispora Provinsi Jambi, kegiatan ini tak sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang edukasi dan pembekalan bagi para pemuda agar mampu melindungi diri dari pengaruh destruktif yang mengintai. Sekitar 30 peserta dari kalangan generasi muda tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto, Kepala Dispora Provinsi Jambi Novriadi, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, serta jajaran Dispora.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan penyematan tanda peserta sebagai simbol komitmen bersama. Suasana semakin hangat saat para peserta dan narasumber berinteraksi sebelum memasuki sesi pemaparan materi inti.

Kepala Dispora Provinsi Jambi, Novriadi, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Ia mengingatkan, godaan narkoba dan judi online bukan hanya merusak individu, tetapi juga mengancam masa depan kolektif.

“Pemuda harus jadi benteng pertama. Kesadaran dan ketahanan diri adalah kunci agar tidak mudah terjerumus dalam hal-hal yang merusak masa depan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto menekankan bahwa langkah preventif jauh lebih efektif dibanding penindakan.

“Kami ingin para pemuda tidak hanya paham bahaya narkoba dan judi online, tetapi juga berani menjadi agen perubahan di lingkungannya. Dari mereka, gerakan positif bisa menyebar luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga generasi muda dari ancaman nyata di era digital.

“Narkoba dan judi online adalah ancaman serius. Karena itu, kami terus mengedepankan edukasi sebagai langkah utama pencegahan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi semua pihak, mulai dari keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas.

“Pengawasan dan pendampingan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Ini tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Jambi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental dan berintegritas. Di tengah derasnya arus digital, mereka diharapkan mampu berdiri tegak—menjadi pelopor perubahan, bukan korban perkembangan zaman.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *