Kabut Asap Jambi Makin Parah, ISPU Tembus 209, Papan Informasi Depan Kantor Wali Kota Malah Tampil “Sedang”

JAMBI.MPN – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Kota Jambi. Kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas masyarakat, terutama warga yang harus beraktivitas di luar rumah.

Di tengah memburuknya kondisi udara, muncul sorotan terhadap papan informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di depan Kantor Wali Kota Jambi. Papan tersebut disebut warga masih menampilkan status “Sedang”, meski informasi kualitas udara yang beredar menunjukkan angka jauh lebih buruk.

Berdasarkan informasi kualitas udara yang beredar melalui IQAir, indeks kualitas udara di Jambi sempat mencapai 209, yang masuk kategori “Sangat Tidak Sehat”.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat: mengapa kualitas udara yang disebut sudah sangat tidak sehat, tetapi papan informasi ISPU di depan Kantor Wali Kota Jambi justru masih menunjukkan kategori “Sedang”?

Seorang pengendara motor, Ari, yang melintas di depan papan informasi tersebut, mengaku sudah cukup lama melihat indikator pada papan berada pada status “Sedang”.

“Sudah lama bang terlihat sedang terus. Saat kabut asap masih juga terlihat sedang, padahal ISPU yang viral di Jambi udaranya sangat tidak sehat,” ujar Ari, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, kondisi kabut asap yang semakin pekat seharusnya membuat informasi kualitas udara yang ditampilkan kepada masyarakat benar-benar diperbarui dan akurat.

Sorotan terhadap papan informasi tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kota Jambi, Saleh Ridho.

Saat dikonfirmasi, Saleh awalnya menyatakan bahwa tidak terdapat persoalan pada papan informasi ISPU tersebut.

“Papan ISPU depan Kantor Wali Kota Jambi sesuai dan tidak ada masalah,” terang Saleh.

Bahkan ketika kembali disinggung mengenai informasi kualitas udara yang mencapai angka 209 atau kategori “Sangat Tidak Sehat”, Saleh tetap menyatakan bahwa tampilan pada papan informasi tersebut tidak bermasalah.

“Tidak ada masalah dan itu pas,” tegasnya.

Namun, tak lama berselang, terjadi perubahan keterangan.

Setelah Saleh menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, ia kemudian menyampaikan bahwa papan informasi ISPU di depan Kantor Wali Kota Jambi ternyata mengalami gangguan atau eror.

“Maaf, saat dapat informasi dari Kadis DLH ternyata papan informasi ISPU di depan Kantor Wali Kota ternyata eror dan kami mau rapatkan lagi di Rumah Dinas Wali Kota Jambi,” katanya.

Perubahan keterangan tersebut semakin menambah tanda tanya publik. Sebab, sebelumnya papan disebut sesuai dan tidak ada masalah, namun setelah dilakukan komunikasi dengan pihak DLH, justru dinyatakan mengalami gangguan.

Di tengah kabut asap yang terus menyelimuti Kota Jambi, keberadaan papan informasi kualitas udara semestinya menjadi salah satu rujukan penting bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi udara secara aktual.

Apalagi, informasi mengenai kualitas udara berkaitan langsung dengan aktivitas warga di luar rumah, termasuk kelompok yang rentan terdampak buruknya kualitas udara.

Kini, publik menunggu langkah Pemerintah Kota Jambi untuk memastikan apakah papan informasi ISPU tersebut segera diperbaiki dan apakah data yang ditampilkan benar-benar sesuai dengan kondisi kualitas udara terkini.

Pertanyaan yang tersisa sederhana: ketika udara Kota Jambi semakin diselimuti kabut asap, mengapa informasi kualitas udaranya justru sempat “terjebak” pada status sedang?

(SL/013MPN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *