BNI Salurkan KUR Rp14,3 Triliun ke Sektor Pangan UMKM Bisa Pinjam Hingga Rp500 Juta Tanpa Agunan

MPN-BANTEN, Serang 13 Maret 2025, BNI Salurkan Rp 14,3 Triliun KUR ke Sektor Pangan Sepanjang 2

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pangan nasional. Hingga akhir tahun 2024, BNI tercatat telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp14,3 triliun kepada sektor pangan, menjangkau 128 ribu debitur di seluruh Indonesia.

Langkah strategis ini menjadikan sektor pangan sebagai penerima alokasi terbesar, yakni 43 persen dari total portofolio KUR BNI yang mencapai Rp33,2 triliun per Desember 2024.

Menurut Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, kebijakan ini merupakan bentuk nyata dukungan BNI terhadap agenda prioritas pemerintah dalam menciptakan ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

Akses KUR Mudah dan Fleksibel

BNI menyediakan kemudahan akses pengajuan KUR, baik secara langsung melalui seluruh jaringan outlet BNI, maupun secara daring melalui laman resmi: https://kreditkecil-program.bni.co.id.

Berbagai skema KUR ditawarkan untuk menjawab kebutuhan beragam segmen UMKM, antara lain:

KUR Supermikro: Plafon hingga Rp10 juta

KUR Mikro: Rp10 juta – Rp100 juta

KUR Kecil: Rp100 juta – Rp500 juta

KUR PMI: Hingga Rp100 juta untuk calon pekerja migran Indonesia

Menariknya, untuk KUR dengan plafon maksimal Rp100 juta, BNI tidak mensyaratkan agunan tambahan, sehingga memberi keleluasaan bagi pelaku usaha mikro kecil dalam mengakses pembiayaan.

Dorong Gapoktan Jadi Koperasi Pupuk Selain penyaluran kredit, BNI juga aktif mendukung transformasi kelembagaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menjadi koperasi, sejalan dengan program yang diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM). Tujuannya adalah agar koperasi dapat langsung menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani.

BNI turut menyediakan pembiayaan modal kerja bagi Gapoktan yang telah bertransformasi menjadi koperasi. Hal ini memperkuat posisi koperasi sebagai pelaku utama dalam rantai pasok sektor agro.

Dukung Agenda Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Upaya BNI ini sejalan dengan Asta Cita, agenda pembangunan pemerintah yang menekankan pentingnya ketahanan pangan berkelanjutan dan berkeadilan. Melalui penyaluran KUR dan pembiayaan strategis, BNI tak hanya mendorong produktivitas sektor pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.

Langkah ini menegaskan posisi BNI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem industri pangan nasional yang tangguh dan inklusif.***

*Red/Nasrullah*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *