Karo SDM Polda Jambi & Kapolres Sarolangun Tinjau MBG: Pastikan Anak Sarolangun Bergizi dan Berkarakter”

JAMBI.MPN-Kab.Sarolangun _ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sarolangun terus menunjukkan hasil positif. Hal ini terlihat saat Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol Handoko, S.I.K., M.Si., bersama Kapolres Sarolangun AKBP Wendy Oktariansyah, S.I.K., M.H., meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Bukit, Kecamatan Pelawan, Rabu (24/7).

Dalam kunjungan itu, Karo SDM didampingi Wakapolres Sarolangun Kompol Aswindo Indriadi, S.Kom., M.H., jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sarolangun, serta Tim MBG Polda Jambi. Mereka memeriksa kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus melihat langsung aktivitas penyaluran makanan bergizi kepada anak-anak di desa tersebut.

Apresiasi Kearifan Lokal: Sayur Segar dari Kebun Warga.

Karo SDM mengaku terkesan dengan sinergi masyarakat Desa Bukit dalam mendukung program MBG. Menurutnya, pemanfaatan bahan makanan segar berbasis kearifan lokal, seperti sayuran dari perkebunan sekitar, menjadi nilai tambah tersendiri.

“Kami mengapresiasi pelibatan para perempuan dalam pelaksanaan program ini. Bahan makanan yang disajikan pun segar dan sesuai kearifan lokal. Kami yakin, kerja sama, kedisiplinan, dan keuletan warga akan mewujudkan anak-anak bergizi, sehat, dan berkarakter menuju generasi emas,” ujar Kombes Pol Handoko.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan ramah anak dalam program ini.

“Anak-anak harus didampingi sambil diajak bermain. Cara berbicara kita pun harus seperti bahasa anak-anak agar mereka mau makan dengan senang hati. Ini momentum penting untuk membiasakan mereka mengonsumsi makanan sehat sejak dini,” tambahnya.

Kapolres Pastikan Kualitas dan Tepat Waktu.

Sementara itu, Kapolres Sarolangun AKBP Wendy Oktariansyah memastikan kualitas gizi dalam program MBG sudah sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG).

“Setiap SPPG didampingi satu ahli gizi dari Badan Gizi Kabupaten Sarolangun. Ini program prioritas nasional yang harus berjalan optimal dan berkesinambungan,” tegas Kapolres.

Ia juga membeberkan proses produksi makanan yang diatur ketat untuk menjaga kesegaran dan distribusi tepat waktu.

“Persiapan dimulai pukul 13.00 WIB untuk pencucian peralatan dan bahan baku. Produksi dilakukan dalam tiga sesi, yakni pukul 01.00, 03.00, dan 06.00 WIB. Sebelum didistribusikan, semua makanan melalui quality control secara ketat,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, evaluasi rutin terus dilakukan agar kualitas program MBG semakin meningkat.

(Shee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *