Preman Sengeti “Andi Baim” Dibekuk Polisi, Bobol Toko Tepat di Sebelah Polsek Demi Mabuk & Narkoba

JAMBI.MPN-Kab.Muaro Jambi – Aksi nekat seorang preman Sengeti bernama Iswadi alias Andi Baim (41) akhirnya terhenti. Residivis kambuhan ini ditangkap Tim Reskrim Polsek Sekernan setelah dua kali membobol rumah dan toko yang ironisnya berlokasi hanya sepelemparan batu dari Mapolsek Sekernan.

Pelaku yang dikenal warga sebagai preman Sengeti ini dicokok polisi saat bersembunyi di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, pada Rabu (24/9/2025). Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sekernan, Iptu Sucipto.

Kapolsek Sekernan, AKP Taroni Zebua, mengungkapkan bahwa aksi terakhir sang residivis begitu berani. Tanpa rasa takut, ia membobol sebuah toko daging di sebelah Polsek, lalu menggondol sebuah brankas berisi uang tunai Rp13 juta. Tak berhenti di situ, ia juga menggasak 340 slop rokok berbagai merek senilai Rp35 juta dari toko grosir yang juga masih berlokasi dekat kantor polisi.

“Tersangka ini nekat, dua kali melakukan pencurian dengan pemberatan di lokasi yang jaraknya cuma beberapa rumah dari Polsek. Sasarannya toko daging dan toko grosir. Aksi dilakukan hanya berselang sembilan hari,” tegas Kapolsek, Kamis (25/9/2025).

Lebih memalukan lagi, hasil rampokan itu ternyata dihamburkan untuk berpoya-poya, mabuk, dan membeli narkoba.

Polisi menyebut, dalam aksinya pelaku menggunakan senjata tajam untuk mencongkel pintu rumah dan toko yang disasarnya.

Yang lebih mengejutkan, Andi Baim bukan orang baru di dunia kejahatan. Ini adalah kali ketiganya keluar masuk penjara. Sebelumnya ia sudah dua kali mendekam di balik jeruji besi karena mencuri sepeda motor dan ponsel.

Kini, duda anak satu itu kembali harus merasakan dinginnya sel tahanan. Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Tersangka residivis, sudah dua kali masuk penjara, dan sekarang untuk yang ketiga kali,” pungkas Kapolsek.

Aksi nekat Iswadi alias Andi Baim ini membuat warga Sengeti geleng-geleng kepala. Bagaimana mungkin seorang preman berani membobol toko tepat di bawah hidung polisi?

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *