JAMBI.MPN-Kab.Muaro Jambi – Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional semakin digeber. Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc dengan tegas memimpin video conference (vicon) pemantauan Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar di Desa Rengas Bandung, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi. 24 September 2025
Langkah ini menjadi bagian dari program strategis Luas Tambah Tanam (LTT), yang pada 16 September lalu serentak dilakukan di seluruh wilayah Jambi.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Dandim 0415/Jambi, Pabung Muaro Jambi, Kadistan Muaro Jambi, Kadis Ketahanan Pangan, Kaban Statistik, para Danramil, Camat Jaluko, Kades Rengas Bandung, kelompok tani, hingga tokoh masyarakat. Sementara secara virtual, para Dandim, Kadis kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, penyuluh, dan kelompok tani juga ikut terhubung.
Danrem Gedor Semangat: “Target Harus Tercapai!”
Dalam arahannya, Brigjen TNI Heri Purwanto menegaskan agar semua pihak serius mengejar target yang sudah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya kerja maksimal demi terwujudnya swasembada pangan yang nyata, bukan sekadar wacana.
“Masih ada waktu untuk meningkatkan luas tambah tanam. Jangan kendor! Swasembada pangan adalah cita-cita bersama demi kesejahteraan rakyat. Kita harus berjuang sampai tuntas,” tegas Danrem dengan nada penuh penekanan.
Target Tinggal 2 Hektare, Muaro Jambi Siap Tuntas
Kadistan Kabupaten Muaro Jambi, Paruhuman Lubis, dalam laporannya menyebutkan bahwa target LTT di wilayahnya hampir tercapai, hanya menyisakan 2 hektare lagi.
“Kami berterima kasih atas sinergi TNI dan seluruh elemen lapangan. Kolaborasi ini adalah kunci. Dengan kekompakan, program Asta Cita Presiden RI menuju swasembada pangan bisa diwujudkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Paruhuman.
Jambi Menuju Lumbung Pangan Nasional
Momentum ini menegaskan kembali kekuatan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat petani dalam mendukung agenda besar ketahanan pangan nasional. Semangat gotong royong inilah yang diyakini akan menjadikan Provinsi Jambi sebagai salah satu lumbung pangan strategis Indonesia.
(Susi Lawati/Penrem 042/Gapu)




