Tim Gabungan Resmob dan Jatanras Sikat Kelompok Motor SPRIPAT — 9 Remaja Diamankan, Ada yang Nangis di Depan Orang Tuanya!

JAMBI.MPN — Kota Jambi kembali dihebohkan oleh aksi brutal sekelompok pelajar yang terlibat tawuran liar di kawasan Jalan Baru, Jumat malam (10/10/2025). Aksi nekat para remaja ini viral di media sosial setelah video amatir memperlihatkan sejumlah pelajar mengendarai motor sambil menenteng senjata tajam jenis enggrek di Jalan Lingkar Timur II, Kelurahan Payo Selincah, Kecamatan Paal Merah.

Tak butuh waktu lama! Tim gabungan dari Resmob Polda Jambi, Jatanras Polresta Jambi, dan Unit Reskrim Polsek Jambi Timur langsung bergerak cepat memburu para pelaku. Hasilnya, sembilan pelajar berhasil diamankan hanya beberapa jam setelah video tawuran itu mengguncang jagat maya.

Bentrokan Dua Geng Motor: SPRIPAT vs Lawan 20 Orang!

Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binaga Siregar, melalui Kapolsek Jambi Timur AKP Edi Mardi, menjelaskan bahwa para pelaku tergabung dalam kelompok motor bernama SPRIPAT yang beranggotakan sekitar 12 orang. Mereka diketahui bentrok dengan kelompok lain yang berjumlah hampir dua kali lipat—sekitar 20 orang!

“Karena kalah jumlah, kelompok SPRIPAT melarikan diri setelah sempat saling serang dengan senjata tajam. Untungnya tidak ada korban jiwa maupun luka,” ujar AKP Edi Mardi, Sabtu (11/10/2025).

Barang Bukti: Sajam, Motor, dan HP Disita!

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita senjata tajam, beberapa unit motor, dan telepon genggam milik para pelajar. Dari hasil pemeriksaan, aksi tawuran ini berawal dari tantangan di media sosial, yang kemudian berujung pada pertemuan brutal antar geng remaja tersebut.

Tangis Pecah di Ruang Pemeriksaan

Drama haru sempat terjadi di ruang pemeriksaan Polsek Jambi Timur. Salah satu pelajar tak kuasa menahan tangis ketika bertemu orang tuanya dan meminta maaf sambil terisak. Orang tua para pelaku dipanggil untuk menyaksikan langsung proses pembinaan yang dilakukan pihak kepolisian.

Pesan Tegas Kapolsek: “Jangan Coba-Coba!”

AKP Edi Mardi menegaskan, kepolisian tidak akan segan menindak tegas pelajar maupun kelompok motor yang membuat keresahan di tengah masyarakat.

“Kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi. Kami akan terus berkoordinasi dengan sekolah dan pihak terkait untuk mencegah tawuran pelajar di Kota Jambi,” tegasnya.

Imbauan Keras untuk Orang Tua dan Sekolah

Pihak kepolisian mengingatkan para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan anak, sementara sekolah diimbau memperkuat pembinaan karakter dan disiplin siswa agar tidak terjerumus dalam aksi kekerasan atau geng motor yang berujung kriminalitas.

Kota Jambi harus kembali aman tanpa dentingan senjata tajam dan teriakan tawuran!

Aksi heroik tim gabungan ini menjadi bukti bahwa polisi tak main-main menghadapi kenakalan remaja yang kian nekat!

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *