JAMBI.MPN – Upaya membangun masyarakat yang lebih kuat secara spiritual terus digelorakan. Ditpolairud Polda Jambi berkolaborasi dengan relawan GERAMI (Gerakan Ayo Mengaji) Kota Jambi menggelar pengajian khusus bagi ibu-ibu di Kampung Pulau Pandan, Senin (4/5/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Baca Bhayangkara Bahari ini berlangsung hangat, penuh kebersamaan, sekaligus sarat makna.
Dimulai dengan sholat Ashar berjamaah, suasana kebersamaan langsung terasa. Silaturahmi dan doa bersama menjadi pembuka yang menguatkan ikatan antarwarga, sebelum para peserta memasuki sesi inti: belajar membaca Al-Qur’an dengan metode Iqro.
Sebanyak 58 ibu-ibu tampak antusias mengikuti pembelajaran. Mereka dibagi ke dalam 12 kelompok sesuai kemampuan, mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan. Sebanyak 13 ustazah relawan GERAMI dengan sabar dan penuh ketulusan mendampingi setiap kelompok, menciptakan suasana belajar yang nyaman dan efektif.
GERAMI sendiri dikenal sebagai gerakan relawan yang konsisten memberantas buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat. Dipimpin oleh Hj. Masturo, MM, gerakan ini telah menjangkau berbagai kalangan, dari sekolah hingga komunitas warga.
Kolaborasi ini bukan sekadar kegiatan keagamaan biasa. Ditpolairud Polda Jambi menghadirkan pendekatan humanis dalam pembinaan masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini dihadapkan pada tantangan sosial seperti penyalahgunaan narkoba. Melalui sentuhan keagamaan, diharapkan tumbuh kesadaran baru dari dalam diri masyarakat.
Antusiasme para peserta menjadi bukti bahwa semangat perubahan itu nyata. Salah satu relawan GERAMI mengungkapkan rasa harunya melihat semangat belajar para ibu.
“Semangat ibu-ibu luar biasa. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus mendampingi mereka belajar membaca Al-Qur’an,” ujarnya.
Hal senada disampaikan salah satu peserta yang mengaku sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini.
“Kami senang sekali. Selain belajar mengaji, kami juga jadi lebih dekat satu sama lain. Semoga ini membawa perubahan baik untuk keluarga kami,” tuturnya.
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun masyarakat dari akar keluarga.
“Pendekatan keagamaan seperti ini sangat efektif. Dengan melibatkan ibu-ibu sebagai pondasi keluarga, kami berharap lahir perubahan yang berdampak luas bagi lingkungan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, penguatan nilai-nilai keimanan diharapkan mampu menjadi benteng moral dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
“Ketika iman diperkuat, kesadaran akan tumbuh. Dari situlah masyarakat perlahan menjauh dari pengaruh negatif seperti narkoba,” tutupnya.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, harapan besar pun disematkan: lahirnya keluarga-keluarga yang lebih kuat, lingkungan yang lebih sehat, dan masa depan generasi yang lebih cerah.
(Susi Lawati)




