Cileunyi Wetan Jadi Tujuan Studi Tiru 9 Desa se-Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor

MEDIA POLISI NASIONAL — BANDUNG – Sebanyak sembilan desa se-Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, melaksanakan kegiatan studi tiru ke Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, 4–6 September 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Babakan Madang dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan desa sekaligus menggali berbagai inovasi yang telah diterapkan di Desa Cileunyi Wetan.

Sembilan desa yang mengikuti kegiatan studi tiru tersebut yakni Desa Cijayanti, Desa Sumur Batu, Desa Sentul, Desa Karang Tengah, Desa Cipambuan, Desa Kadumangu, Desa Citaringgul, Desa Babakan Madang, dan Desa Bojong Koneng.

Ketua Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Babakan Madang, Ir. Deni Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru menjadi momentum penting bagi para kepala desa dan perangkatnya untuk saling bertukar informasi, pengalaman serta strategi dalam mengembangkan potensi desa.

“Studi tiru ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman baru bagi pemerintah desa, khususnya dalam meningkatkan kapasitas perangkat desa dan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Deni dalam sambutannya.

Selain peningkatan kapasitas aparatur, rombongan juga mendalami pengelolaan sektor ekonomi desa, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), ketahanan pangan (Ketapang), serta Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

Hal lain yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah pengembangan sistem pelayanan pemerintahan desa berbasis digital. Sistem tersebut dinilai penting untuk meningkatkan efektivitas, transparansi dan kemudahan pelayanan kepada masyarakat di tengah perkembangan teknologi.

Camat Babakan Madang, Drs. R. Makmun N., M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan studi tiru tersebut. Menurutnya, kunjungan antardesa dapat menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi dan mempercepat pertukaran praktik baik dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan desa.

Sementara itu, Kepala Desa Cileunyi Wetan, H. Hari Haryono, SH, menyambut baik kedatangan rombongan dari sembilan desa se-Kecamatan Babakan Madang.

Dalam sambutannya, H. Hari menyampaikan bahwa Desa Cileunyi Wetan terbuka untuk berbagi informasi dan pengalaman terkait berbagai program serta inovasi yang telah dijalankan di tingkat desa.

“Kami menyambut baik kegiatan studi tiru ini. Mudah-mudahan apa yang menjadi pengalaman dan program yang kami jalankan dapat menjadi bahan pembelajaran dan dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing desa,” kata H. Hari.

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kunjungan semata, tetapi dapat menghasilkan pertukaran gagasan dan inovasi yang kemudian diterapkan di masing-masing desa.

Melalui studi tiru ini, pemerintah desa di Kecamatan Babakan Madang diharapkan semakin mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, mengembangkan potensi ekonomi lokal, memperkuat kelembagaan desa, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, efektif dan berbasis digital.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk penguatan jejaring antarpemerintah desa di Jawa Barat dalam mendorong desa yang lebih mandiri, inovatif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

**ASPA**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *