MPN.- JABAR– Desa Cibiru Wetan salah satu finalis 6 besar Lomba Desa Digital Tingkat Nasional tahun 2025, yang saat ini sedang dikunjungi oleh Tim Panitia Seleksi Lomba Desa Digital dalam rangka verifikasi lapangan terhadap finalis 6 Desa. Kamis (24/07/2025)

Terlihat hadir di verifikasi lapangan ini yaitu Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Kabid Kelembagaan dan Pengembangan Partisipasi Masyarakat DPMD Provinsi Jabar Lisa Avianty, M.K.M, Kadis DPMD Kabupaten Bandung Drs.Supardian, M.P, Kadis Diskomimfo Kabupaten Bandung Firman Nugraha, S.Sos., M.Si, Camat Cileunyi Cucu Endang,S.Sn, M.Ak, Tim Quantum Byte, Tim dari Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia, BPD dan kelembagaan Desa Cibiru Wetan.


Kades Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna, S.P. menyampaikan kepada MPN (Media Polisi Nasional),” Hari ini kita melaksanakan babak verifikasi 6 besar melalui kunjungan lapangan oleh Kepala Badan Pengembangan Informasi Kementrian Desa dan Kepala Pusat Daya Saing Desa bersama Tim Penilai Lomba Desa Digital, untuk mengklarifikasi, mengkonfirmasi apa yang telah kita ekspos, jadi di desa itu aplikasinya ada, digunakan masyarakat kemudian manfaatnya sejauh mana.
” Harapan Desa Cibiru Wetan menjadi yang terbaik, karena kita bisa seperti ini berbeda dengan yang lain, kita mengandalkan kolaborasi penta helix jadi tidak terlalu membebani anggaran belanja di desa untuk membangun digitalisasi, tetapi kita lebih banyak mendapatkan bantuan dari perguruan tinggi, dari swasta melalui Telkomsel dan juga prakarsa anak- anak desa sehingga Desa Cibiru Wetan praktis hanya membangun insfra struktur digital sehingga untuk penemuan aplikasi bisa di support dari berbagai pihak dan ini menjadi kelebihan yang tidak dimiliki orang lain, orang lain membeli platform dengan biaya yang mahal, kita lebih mendapatkan support system dari berbagai pihak,
Mudah-mudahan Desa Cibiru Wetan menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” harapnya.
Lomba Desa Digital adalah ajang kompetisi bagi desa-desa di Indonesia untuk menunjukkan inovasi dan penerapan teknologi digital dalam berbagai aspek pembangunan desa.
Tujuan utamanya adalah mendorong transformasi digital di desa, meningkatkan pelayanan publik, dan memberdayakan masyarakat desa. Lomba ini biasanya diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT).
Pentingnya Lomba Desa Digital yaitu mendorong desa-desa untuk mengadopsi teknologi digital dalam berbagai aspek kehidupan desa, seperti pelayanan publik, pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan.
Begitu juga Peningkatan Pelayanan Publik, memudahkan masyarakat desa dalam mengakses berbagai informasi dan layanan publik melalui platform digital.
Memberdayakan masyarakat desa melalui akses informasi, pelatihan, dan peluang ekonomi yang berbasis digital
Pengembangan Potensi Desa, membantu desa untuk mengembangkan potensi unggulan mereka melalui pemanfaatan teknologi digital.
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses informasi, layanan, dan peluang ekonomi yang lebih baik.
Tujuan lomba yaitu Mendorong desa-desa untuk berinovasi dalam penerapan teknologi digital.
Meningkatkan kesadaran masyarakat desa tentang manfaat teknologi digital.
Menciptakan model desa digital yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di desa lain.
Memberikan penghargaan kepada desa-desa yang berhasil menerapkan teknologi digital dengan baik.
Desa harus memiliki laman web yang memuat data dan informasi desa. Desa harus memiliki rencana pembangunan desa berbasis digital yang tertuang dalam RPJMDesa dan RKPDesa, Desa harus memiliki video yang mendeskripsikan penerapan digitalisasi di desa tersebut.
*(Aspa)*




