MPN.Net.-Jabar – Kekeringan dan banjir merupakan salah satu dari sekian fenomena bencana alam yang sering terjadi di kawasan desa Cibiru Hilir. Penyebab utamanya yaitu kondisi topografi desa Cibiru Hilir yang berada di wilayah rawan banjir.


Untuk itu pemerintahan Desa Cibiru Hilir mengadakan Pelatihan Pengendalian Kekeringan Dan Banjir, pemberi materi di sampaikan oleh Bimas dan Babinsa Cibiru Hilir dan Kanit Pol.PP Kecamatan Rosyid serta BPBD Kabupaten Bandung dilaksanakan pada hari Sabtu ( 21/06/2025 )


Banjir memiliki dampak yang signifikan terhadap beberapa sektor yang ada di desa Cibiru Hilir termasuk akses air bersih, ruas jalan, dan pemukiman penduduk. Tentunya hal tersebut mencemari sanitasi lingkungan yang ada. Banjir yang ada juga mempengaruhi keberlangsungan ekonomi masyarakat dan mempengaruhi kondisi sosial di masyarakat.
Pelatihan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana langkah dari pemerintah desa Cibiru Hilir khususnya masyarakat dalam menangani permasalahan banjir yang ada di desa Cibiru Hilir yang telah ada sejak lama untuk mencapai Sanitasi Lingkungan dengan melakukan kajian yang mendalam terhadap program-program berbasis mitigasi banjir yang ada di desa Cibiru Hilir.
Pelatihan ini menjelaskan bahwa kebijakan publik merujuk pada serangkaian langkah yang diambil oleh Pemerintah Desa untuk mengatasi berbagai isu yang dihadapi oleh masyarakat, dapat mencakup tindakan langsung atau melibatkan berbagai institusi yang memengaruhi kehidupan masyarakat.
Maka dari itu, kebijakan publik melibatkan upaya pemerintah dalam menanggapi tantangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum.
Penelitian yang digunakan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan penafsiran logika yang dihubungkan dengan konteks pengembangan masyarakat.
Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa pemerintah desa Cibiru Hilir dalam menangani permasalahan kekeringan dan banjir yang ada dengan mengadakan beberapa program memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat dan permasalahan banjir yang ada.
Secara keseluruhan pelatihan ini dapat disimpulkan, bahwa langkah yang telah diambil oleh pemerintah desa Cibiru Hilir dalam menangani permasalahan kekeringan dan banjir melalui basis mitigasi untuk mencapai sanitasi lingkungan yang baik berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang tanggap bencana dan berdaya..*(Aspa)




