JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat-Kuala Tungkal – Malam Ramadan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat berubah menjadi lautan semangat dan cahaya saat Festival Arakan Sahur 1447 H/2026 M resmi dibuka pada Sabtu malam (7/3/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan Rumah Dinas Bupati Tanjab Barat, menyaksikan parade budaya yang sarat kreativitas sekaligus menjadi panggung sosialisasi layanan darurat kepolisian.
Acara yang penuh kemeriahan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., Kapolres Tanjab Barat AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf. Zulhiardi, S.I.P., M.Han., serta unsur Forkopimda lainnya.
Di tengah riuhnya tabuhan alat musik sahur dan arak-arakan peserta, Kapolres Tanjab Barat AKBP M. Kuswicaksono memanfaatkan panggung utama untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat: pentingnya memanfaatkan Call Center Polri 110 sebagai jalur cepat melaporkan keadaan darurat.
“Layanan 110 adalah call center darurat Polri yang dapat diakses gratis selama 24 jam. Masyarakat bisa melaporkan tindak kejahatan, kecelakaan, bencana, hingga gangguan keamanan lainnya melalui layanan ini,” tegas Kapolres di hadapan warga.
Ia juga memastikan sistem respons yang diterapkan telah dirancang untuk menjamin setiap laporan masyarakat tetap terlayani.
“Jika dua kali panggilan atau dalam lima menit tidak terangkat oleh operator Polres, sistem otomatis akan mengalihkan ke operator Polda dan seterusnya. Jadi masyarakat tidak perlu ragu, setiap panggilan pasti direspons,” jelasnya.
Untuk membuat sosialisasi lebih hidup dan mudah dipahami, Polres Tanjab Barat bahkan menggelar simulasi langsung di depan masyarakat. Antusiasme warga terlihat saat beberapa orang mencoba menjelaskan fungsi layanan 110. Tiga warga yang mampu menjawab dengan tepat langsung mendapatkan hadiah apresiasi dari Kapolres.
Parade Sahur Penuh Kreativitas
Festival Arakan Sahur sendiri menjadi salah satu agenda budaya yang paling dinanti masyarakat setiap Ramadan. Pelepasan peserta parade dilakukan langsung oleh Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat bersama Kapolres dan Dandim 0419/Tanjab.
Sebanyak 8 tim peserta dari berbagai remaja masjid dan sanggar seni tampil memukau sepanjang rute parade yang dimulai dari Rumah Dinas Bupati hingga berakhir di kawasan Bank BNI Kuala Tungkal.
Kreativitas peserta pun mencuri perhatian. Salah satu kelompok yang paling mencolok adalah Kumpulan Bocah Manunggal (KUBAM) yang membawa konsep unik berupa meme sosialisasi keamanan. Melalui pesan kreatif tersebut, mereka mengajak masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan tidak ragu memanfaatkan layanan 110.
Pengamanan Ketat, Festival Berjalan Kondusif
Kasi Humas Polres Tanjab Barat Ipda Ucen S. Kasih menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib berkat sinergi lintas instansi.
“Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel Polres Tanjab Barat, Kodim 0419/Tanjab, Dishub, serta Satpol PP Kabupaten Tanjab Barat. Alhamdulillah kegiatan berlangsung kondusif dan masyarakat dapat menikmati festival dengan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, hasil penilaian festival akan diumumkan secara resmi pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 1447 H, yang dipastikan semakin menambah antusiasme peserta.
Festival Arakan Sahur tahun ini bukan sekadar parade budaya, tetapi juga menjadi ruang edukasi publik, mempererat kedekatan antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus mengingatkan bahwa keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
(Susi Lawati)




