“Kami pengurus DPD KAI Jabar memohon maaf lahir batin kepada seluruh anggota serta rekan – rekan kerja serta pengurus DPP KAI apabila ada kesalahan atau kekhilafan. Karena manusia tidak ada yang sempurna dan tidak luput dengan kekurangan”, ucapnya.
Menurut Denny, KAI Jabar kini tengah melaksanakan program – program diantaranya UKDPA yang dilaksanakan di Cirebon. Karena program ini diserahkan kepada DPC – DPC sebagai sarana merekrut anggota baru dan meningkatnya marwah KAI di Jawa Barat, jelasnya.
Di tempat sama Presidium DPP KAI H. Aldwin Rahadian M, SH., M.AP., CIL. menyebutkan bahwa ke depan tantangan organisasi advokat semakin berat dan penuh dinamika. “KAI harus lebih banyak membuat strategi dan membuka kerjasama dengan berbagai elemen, selain itu mesti rajin bersilaturahmi kepada pemerintah provinsi.
Dalam hal ini kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sampaikan surat untuk kerjasama, nanti secara pribadi saya dorong karena beliau merupakan salah satu kolega saya. Coba KAI Jabar ambil peran pada program gubernur, selain itu yang tak kalah penting kita kerjasama dengan instansi kejaksaan dan kepolisian”, saran Aldwin.
Kemudian Ketua Presidium DPP KAI Adv. Dr. KP. H. Heru S. Notonegoro, SH., MH., CIL., CRA mengungkapkan pendapatnya bahwa DPD KAI Jabar sangat dinamis dan selalu terdepan dalam menjalankan programnya diantara KAI wilayah lain. Karena masih ada pengurus KAI di luar Jawa Barat yang mana untuk kegiatan ngopi bareng sambil diskusi saja tidak bisa, sebutnya.***
(Yusman)