JAMBI.MPN _ Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar tampil menginspirasi di tengah ratusan guru Bimbingan Konseling (BK) dalam kegiatan Sosialisasi dan Peningkatan Kompetensi Guru BK jenjang SMA, SMK, dan MA yang digelar megah di Aula R.A. Kartini Karunia Global School, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan spektakuler ini merupakan kolaborasi strategis antara Polda Jambi dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang menjadi tonggak baru sinergi antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam membentuk karakter generasi muda bermental kuat dan beretika digital.
Acara bergengsi tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto, para kepala sekolah SMA/SMK/MA, serta ratusan guru BK se-Kota Jambi yang antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga akhir.
Dalam sambutannya yang membakar semangat, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa guru BK adalah garda terdepan dan mitra strategis Polri dalam membangun generasi muda tangguh di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial.
“Guru BK punya peran luar biasa dalam membentuk karakter anak bangsa. Di era digital ini, media sosial menjadi tantangan besar. Karena itu, Polri siap bersinergi dalam memberikan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas di sekolah,” tegas Kapolda disambut tepuk tangan meriah.
Tak hanya itu, Kapolda juga menyoroti pentingnya kesehatan mental siswa sebagai fondasi keberhasilan akademik dan sosial mereka.
“Kesehatan mental adalah pondasi. Siswa yang bahagia dan sehat jiwanya akan belajar dengan optimal. Semua pihak harus bergandengan tangan menciptakan lingkungan belajar yang positif dan aman,” tambahnya penuh empati.
Kegiatan ini juga diwarnai dengan berbagai materi pembinaan yang membumi dan relevan, mulai dari budaya tertib berlalu lintas, pencegahan radikalisme dan intoleransi, bahaya narkoba, penanganan bullying di sekolah, hingga pencegahan judi online dan kejahatan siber yang kian mengancam dunia remaja.
Sinergi hebat antara Polda Jambi dan Dinas Pendidikan ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan. Sebuah langkah nyata bahwa menjaga masa depan bangsa bukan hanya tugas guru, tapi juga tanggung jawab bersama antara pena dan pelindung negara.
(Susi Lawati)




