JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat – Memasuki H-7 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, kesiapsiagaan aparat gabungan di jalur mudik mulai ditingkatkan. Personel TNI, Polri, dan sejumlah instansi terkait terlihat siaga penuh di Pos Pelayanan (Posyan) 3 Km 163, Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sabtu (14/3/2026).
Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, aktivitas pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas sudah mulai dilakukan. Posyan ini menjadi salah satu titik strategis di jalur lintas timur Sumatera yang kerap dilalui pemudik menuju berbagai daerah.
Petugas di lapangan tidak hanya berjaga, tetapi juga melakukan patroli dialogis serta pengaturan kendaraan guna mengantisipasi potensi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang biasanya meningkat menjelang puncak arus mudik.
Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pos Pelayanan (KaPosyan) IPDA Geri Dave L.A Sitio, S.Tr.K., dengan melibatkan personel lintas sektoral yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2026.
Sinergitas terlihat jelas di lokasi. Personel Polres Tanjab Barat fokus pada pengamanan dan pengaturan lalu lintas, Dinas Perhubungan bertugas memastikan rambu serta kondisi jalan aman dilalui kendaraan, Satpol PP membantu menjaga ketertiban umum, sementara tim kesehatan bersiaga memberikan layanan medis bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan.
Kapolres Tanjab Barat AKBP M. Kuswicaksono, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat IPDA Ucen S. Kasih menegaskan bahwa kehadiran Pos Pelayanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa mudik Lebaran.
Menurutnya, Posyan tidak hanya difungsikan sebagai titik pengamanan lalu lintas, tetapi juga menjadi pusat pelayanan bagi para pemudik.
“Personel kami tidak hanya mengatur arus kendaraan, tetapi juga melakukan patroli di titik-titik rawan. Pos pelayanan ini juga menjadi tempat bagi pemudik yang membutuhkan informasi wilayah, bantuan, maupun tempat beristirahat,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga aktif mengingatkan para pengendara untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri berkendara dalam keadaan lelah.
Hingga siang hari, situasi arus lalu lintas di sekitar Desa Suban terpantau masih lancar dan terkendali. Meski demikian, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat volume kendaraan diprediksi akan terus meningkat mendekati puncak arus mudik.
Melalui Operasi Ketupat 2026 ini, diharapkan tercipta perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat yang melintas di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
(Susi Lawati)




