JAMBI.MPN-Kab.Sarolangun – Aksi sigap kembali ditunjukkan personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jambi dalam merespons bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Sarolangun. Tanpa menunggu lama, tim langsung turun ke lokasi terdampak di Desa Teluk Kecimbung, Kecamatan Bathin VIII, menyusul meluapnya Sungai Tembesi akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu.
Banjir yang datang secara tiba-tiba itu merendam puluhan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum. Sekolah SDN 60/VIII, tempat ibadah, hingga jembatan gantung tak luput dari terjangan derasnya arus air, membuat aktivitas masyarakat lumpuh total.
Sebanyak 17 personel Brimob diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat. Mereka bahu-membahu membersihkan lumpur yang mengendap di rumah warga, sekaligus membuka kembali akses jalan menuju fasilitas pendidikan yang sempat terputus.
Danki 4 Batalyon B Pelopor, IPTU Apriandy, mengungkapkan bahwa banjir terjadi begitu cepat sehingga banyak warga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.
“Personel di lapangan terus bergerak cepat, tidak hanya membersihkan rumah warga tetapi juga memastikan akses vital kembali terbuka. Kami juga menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada pemulihan fisik, kehadiran Brimob juga memberi rasa aman bagi warga. Personel turut memastikan situasi tetap kondusif selama proses penanganan berlangsung.
Di sisi lain, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kecepatan respons personel di lapangan.
“Kapolda menegaskan bahwa Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi darurat. Apa yang dilakukan Satbrimob ini adalah wujud nyata Polri yang humanis, responsif, dan solutif dalam membantu percepatan pemulihan,” tegasnya.
Polda Jambi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem. Sinergi antara warga dan aparat diharapkan terus terjalin demi menjaga keselamatan bersama.
Di tengah situasi sulit, aksi cepat dan kepedulian aparat menjadi harapan bagi warga untuk bangkit dan kembali menata kehidupan pascabencana.
(Susi Lawati)




