JAMBI.MPN – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi keadaan darurat di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin (STS) Jambi kembali ditegaskan melalui kegiatan Latihan Skala Penuh (Full Scale Exercise) Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat, Rabu (03/12/2025) pukul 08.45 WIB.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar, S.I.K., M.H., yang menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat sinergi lintas instansi dalam menjaga keselamatan penerbangan.
Latihan Terbesar, Libatkan Puluhan Personel Lintas Sektor
Bertempat di Aula Kantor Administrasi PT. Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara STS Jambi, latihan ini melibatkan berbagai unsur penting seperti TNI, Polri, instansi pemerintah, otoritas bandara, lembaga penanggulangan bencana, hingga unit keselamatan penerbangan.
Sebanyak 50 peserta terlibat langsung dalam skenario darurat yang dirancang menyerupai kondisi nyata, mulai dari kecelakaan pesawat, kebakaran, ledakan, hingga evakuasi massal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI
CEO Regional 3 PT. Angkasa Pura Indonesia
General Manager Bandara STS Jambi
Kasdim 0415/Jambi
Danden Gegana Satbrimob
Danramil serta unsur terkait lainnya
Kehadiran pimpinan lintas lembaga ini menjadi bukti seriusnya komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan bandara sebagai objek vital nasional.
Kapolresta Jambi: Respons Cepat dan Terkoordinasi adalah Kunci
Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar menegaskan pentingnya latihan terpadu untuk memastikan seluruh personel mampu merespons situasi kritis secara cepat dan terkoordinasi.
“Simulasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesiapsiagaan dan kerja sama lintas sektor dalam penanganan krisis. Polresta Jambi siap mendukung penuh demi keselamatan publik,” ujarnya.
Menurutnya, kemampuan merespons keadaan darurat tidak hanya bergantung pada peralatan atau prosedur, melainkan juga pada soliditas dan kecepatan koordinasi antar instansi.
Perkuat Rasa Aman Pengguna Jasa Penerbangan
Latihan skala penuh ini diharapkan mampu menguji seluruh sistem penanganan krisis di Bandara STS Jambi, mulai dari deteksi dini, penanganan insiden, hingga proses pemulihan pascakejadian.
Dengan demikian, seluruh pihak akan lebih siap ketika menghadapi situasi darurat sesungguhnya, sekaligus memberikan rasa aman yang lebih baik bagi masyarakat, wisatawan, dan seluruh pengguna jasa penerbangan.
(Susi Lawati)




