JAMBI.MPN _ Tradisi tahunan Ceng Beng atau sembahyang kubur yang dijalankan oleh masyarakat Tionghoa di Kota Jambi berlangsung khidmat dan tertib. Ribuan peziarah memadati area pemakaman Tionghoa di Jalan Kapten A. Bakaruddin, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, dalam puncak kegiatan yang telah berlangsung sejak 27 Februari 2026.
Untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan lancar, Kapolsek Kotabaru, KOMPOL Helrawaty Siregar, SH, turun langsung meninjau pengamanan di lokasi. Kehadiran aparat kepolisian terlihat aktif dalam mengatur arus lalu lintas, menjaga ketertiban, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang dari dalam maupun luar Provinsi Jambi.
Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan, terutama akses jalan menuju lokasi pemakaman yang dipadati kendaraan peziarah. Langkah ini dilakukan guna mencegah kemacetan sekaligus menciptakan suasana yang kondusif agar ibadah dapat berlangsung dengan tenang dan penuh kekhusyukan.
“Kami hadir untuk memastikan umat Tionghoa dapat menjalankan tradisi Ceng Beng dengan aman, nyaman, dan khidmat. Ini juga bentuk komitmen Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta stabilitas kamtibmas,” ujar KOMPOL Helrawaty Siregar.
Polwan berpangkat melati satu itu menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus upaya nyata dalam menciptakan rasa aman di tengah perayaan keagamaan.
Ia juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tanpa gangguan sekecil apa pun. “Kami ingin memastikan tradisi ini berjalan tertib, lancar, dan penuh makna bagi seluruh umat yang menjalankannya,” tutupnya.
Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, pelaksanaan Ceng Beng tahun ini di Kota Jambi menjadi cerminan kuatnya toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
(Susi Lawati)




