Jakarta, MPN – Baru-baru ini beredar pesan dan penawaran proyek yang mengatasnamakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa dan PDT). Menanggapi hal tersebut, Kemendesa menegaskan bahwa informasi itu adalah penipuan dan dipastikan hoaks.
Dalam rilis resmi yang dibagikan, Kemendesa menyampaikan bahwa seluruh proses pengadaan barang dan jasa hanya dilakukan melalui sistem resmi pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat, pelaku usaha, maupun pemerintah daerah diminta untuk lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menawarkan proyek di luar prosedur resmi.
“Kami imbau seluruh pihak untuk selalu mengecek kebenaran informasi melalui Call Center Kemendesa dan PDT,” ujar pihak Kemendesa dalam keterangannya.
Masyarakat yang menerima pesan mencurigakan atau dimintai sejumlah uang terkait proyek yang mengatasnamakan Kemendesa diminta untuk segera melaporkannya.
Kemendesa menegaskan bahwa tidak ada proyek yang dilakukan melalui komunikasi pribadi, baik melalui pesan singkat maupun aplikasi digital oleh oknum tertentu.
Untuk memastikan keabsahan informasi, masyarakat dapat menghubungi langsung Call Center Kemendesa dan PDT di nomor 1500040.***
@RedMPN
#Kemendesa #AntiHoaks #WaspadaPenipuan #PengadaanResmi #BangunDesaBangunIndonesia #StopPenipuanProyek




