MEDIA POLISI NASIONAL – Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik, Roberth Rouw, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Hadian Supriatna dalam mengembangkan Desa Wisata Cibiru Wetan menjadi desa wisata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.


Apresiasi tersebut disampaikan saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di Desa Wisata Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap kesiapan pengembangan desa wisata yang didukung infrastruktur, tata kelola, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam keterangannya, Roberth Rouw menegaskan bahwa desa wisata bukan sekadar destinasi rekreasi, melainkan instrumen pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Kami melihat langsung bagaimana Desa Wisata Cibiru Wetan mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan melalui kepemimpinan yang visioner, inovasi, dan partisipasi masyarakat. Desa wisata bukan sekadar tren, tetapi mesin penggerak ekonomi baru yang berbasis pada kemandirian warga dan pelestarian kearifan lokal. Komisi V DPR RI memberikan apresiasi atas capaian yang telah diraih dan akan mengawal agar pengembangannya mendapat dukungan infrastruktur, konektivitas, serta intervensi anggaran yang diperlukan,” ujar Roberth Rouw.»
Menurutnya, Komisi V DPR RI ingin memastikan tersedianya akses jalan yang baik, fasilitas pendukung seperti sanitasi, air bersih, dan ruang publik, serta penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mampu mengelola potensi wisata secara profesional dan berkelanjutan.
Selain melakukan peninjauan lapangan, Tim Komisi V DPR RI yang terdiri atas Marlyn Maisarah, Erna Sari Dewi, Ruslan M. Daud, Syafiuddin, Ghufran, H. Wastam, Faujia Helga Br. Tampubolon, beserta Sekretariat Komisi V dan tenaga ahli, juga berdialog dengan pemerintah desa, pengelola BUMDes, pendamping desa, dan para pemangku kepentingan guna menyerap aspirasi terkait kebutuhan pembangunan desa.
Komisi V DPR RI secara khusus mengaku terkesan dengan kemampuan Kepala Desa Cibiru Wetan dalam mengoptimalkan potensi desa meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Berbagai inovasi yang dilakukan dinilai berhasil membawa Desa Cibiru Wetan meraih prestasi di tingkat nasional sekaligus menjadi contoh pengembangan desa wisata berbasis edukasi, pengelolaan sampah mandiri, ketahanan pangan, dan pemberdayaan UMKM.
Sementara itu, Kepala Desa Cibiru Wetan, Hadian Supriatna, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan perhatian yang diberikan Komisi V DPR RI.
Kunjungan ini menjadi energi baru bagi kami untuk terus berinovasi. Apa yang telah dicapai Desa Cibiru Wetan merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat. Kami berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya melalui Komisi V DPR RI, dapat mempercepat pembangunan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, digitalisasi desa, serta pengembangan BUMDes agar manfaat ekonomi desa wisata semakin dirasakan oleh masyarakat,” kata Hadian.»
Dalam dialog tersebut juga mengemuka usulan penguatan digitalisasi desa dan penerapan sistem pembayaran berbasis QRIS untuk mendukung ekosistem ekonomi UMKM. Gagasan tersebut mendapat dukungan dari anggota Komisi V DPR RI sebagai bagian dari transformasi ekonomi desa menuju tata kelola yang lebih modern dan inklusif.
Kunjungan Kerja Spesifik ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat sehingga Desa Wisata Cibiru Wetan dapat terus berkembang sebagai model desa wisata nasional yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
**@spa**




