MEDIA POLISI NASIONAL.- Milangkala Desa Cileunyi Wetan yang ke-217 tahun 2026 digelar dengan mengusung tema” Menjaga Bersama Ragam Budaya Kabupaten Bandung”, dan juga menggelar pagelaran Budaya yang ada di Desa Cileunyi Wetan dengan nama”Gestur Sunda” yaitu gelar seni budaya dan tradisi urang sunda, acara ini bertempat di Kp.Cibiru Beet RW 15 Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Sabtu (13/06/2026).





Acara Milangkala ke-217 Desa Cileunyi Wetan ini menampilkan Wayang Golek, Jaipong, Reak, Calung, Debus, Celempung, Tiba-tiba Orkestra, Rampak Sekar, Kunclung, Penca Silat, Makanan Tradisional, Kaulinan Budak Baheula.




Terlihat hadir di Milangkala ke-217 ini Irvan Ahmad, S.E., M.M Kadis Kebudayaan Kabupaten Bandung, Riki Ganesa, S.Hut. DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar, DR.Cucu Endang, S.Sn.M.Ak. Camat Cileunyi, H.Hari Haryono, S.H, Kades Cileunyi Wetan, Iwan Dharmawan, S.Ip. Kades Cimekar, Ketua TP PKK Cileunyi Wetan, BPD, LPMD, Karang Taruna, PKK, Tokoh Agama, Tokoh Budaya, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Cileunyi Wetan.
Dalam sambutannya Mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung, Irvan Ahmad, hadir langsung dan memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan budaya yang dinilai mampu memperkuat akar tradisi sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mencintai budaya daerah dan menegaskan bahwa keberlangsungan seni dan budaya daerah sangat bergantung pada kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Pagelaran ini menjadi bukti konkret bahwa kita masih mencintai seni dan budaya daerah sebagai warisan luhur para leluhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutur Irvan
“kegiatan ini merupakan langkah nyata untuk mempertahankan sekaligus melestarikan seni budaya daerah agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman saat ini,” katanya.
Menurutnya, keberadaan para seniman dan budayawan dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa semangat pelestarian budaya Sunda masih tumbuh dan hidup di tengah masyarakat Kabupaten Bandung.
Irvan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Cileunyi dan Pemerintah Desa Cileunyi Wetan yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap upaya pelestarian budaya lokal melalui penyelenggaraan agenda seni budaya secara berkelanjutan.
“Jangan sampai seni dan budaya daerah terancam punah karena generasi muda lebih banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital. Justru teknologi harus menjadi sarana untuk memperkenalkan dan mempromosikan budaya kita kepada dunia,” tuturnya juga.
Khusus buat Desa Cileunyi Wetan peringatan hari jadi Milangkala ke-217 bukan sekadar momentum seremonial. Lebih dari itu, perayaan ini menjadi ruang refleksi dalam memperkuat identitas budaya dan mempererat kebersamaan warga dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun bagi masyarakat Cileunyi Wetan.**@spa**




