JAMBI.MPN — Adean Teguh ST, SH, MH, Ketua Umum Forum Komunikasi Ormas Provinsi Jambi, mengultimatum Wali Kota Jambi agar segera menutup tempat hiburan malam (THM) Helen bertempat di Jl. Sultan Thaha No.17, Ps. Jambi, Kec. Pasar. Kota Jambi, Jambi 36111 berlokasi di WTC Batanghari berdekatan dengan kawasan Ancol Jambi. Ia menegaskan, operasional THM tersebut bukan hanya melanggar aturan, tetapi sudah kelewat batas dan mengancam moral generasi muda. Jum’at (14/11/2025)
Menurut Adean Teguh, aktivitas THM Helen kerap berlangsung hingga pukul 04.00 dini hari, jauh melebihi batas yang ditentukan pemerintah. Tak hanya itu, suara dentuman musik diskotik disebut menembus hingga 200 meter, mengganggu ketenangan warga sekitar.
Yang paling mengkhawatirkan, kata Adean, adalah banyaknya pengunjung berusia remaja bahkan yang diduga masih di bawah umur.
“Ini bukan sekadar pelanggaran jam operasional. Ini sudah persoalan pembiaran kerusakan moral anak muda Jambi! Di mana suara tokoh adat dan tokoh agama yang dulu lantang? Sekarang tiba-tiba sepi,” tegasnya.
Adean mengungkapkan, berbagai pelanggaran yang dilakukan THM Helen sudah menjadi rahasia umum, mulai dari jam operasional, perizinan, hingga dugaan minimnya pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol.
Ia mendesak Wali Kota Jambi untuk bersikap tegas dan menutup tempat hiburan tersebut. Desakan serupa juga ia tujukan kepada Ketua DPRD Kota Jambi, yang menurutnya harus lebih peka terhadap keresahan masyarakat.
“Kalau ini terus dibiarkan, pertanyaannya: ADA APA dengan pengusaha hiburan ini? Kok bisa seenaknya menginjak aturan? Saya minta semua perizinannya ditinjau ulang, termasuk peredaran minolnya,” ujarnya.
Adean menegaskan, jika Pemerintah Kota Jambi tidak segera bertindak, ia siap menghimpun dan menggerakkan seluruh tokoh masyarakat untuk menuntut penutupan THM Helen secara besar-besaran.
“Kami sudah cukup bersabar. Kalau himbauan ini tak digubris, kami akan turun langsung bersama tokoh masyarakat. Jangan sampai rakyat bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang dilindungi pemerintah?”
Masyarakat kini menanti langkah tegas Pemerintah Kota Jambi dalam merespons keresahan publik terkait aktivitas THM Helen yang dinilai kian meresahkan.
(Susi Lawati)




