Paskah Aman dan Khidmat, Polres Tanjab Barat Perketat Pengamanan Gereja di Kuala Tungkal

JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat-Kuala Tungkal – Perayaan Paskah 2026 di Kota Kuala Tungkal berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Hal ini tak lepas dari kesiapsiagaan jajaran Polres Tanjab Barat yang mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan di sejumlah gereja sejak awal rangkaian ibadah.

Langkah pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman tanpa gangguan.

Personel kepolisian terlihat disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk gereja hingga area parkir. Pengamanan dilakukan dengan pola terbuka melalui kehadiran polisi berseragam, serta pengamanan tertutup oleh unsur intelijen guna mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.

Tak hanya itu, patroli rutin juga digencarkan di sejumlah ruas jalan dan area publik untuk menjaga situasi kota tetap kondusif selama momentum keagamaan berlangsung.

“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan aman dan lancar. Ini adalah bentuk pelayanan kami agar saudara-saudara kita dapat beribadah dengan tenang,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Fokus Pengamanan di Gereja Santo Paulus

Salah satu titik pengamanan utama berada di Gereja Santo Paulus Kuala Tungkal. Pada momen Sabtu Suci Malam Paskah, ibadah berlangsung khidmat dengan dihadiri sekitar 80 jemaat.

Ibadah dipimpin oleh Pastor Albertus Joni, SCJ, dengan suasana yang tertib dan penuh penghayatan. Aparat kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi, memastikan setiap aktivitas berjalan lancar tanpa hambatan.

Di area parkir, tercatat sekitar 6 kendaraan roda empat dan 52 kendaraan roda dua terparkir rapi di bawah pengawasan petugas, mencerminkan pengelolaan keamanan yang terkoordinasi dengan baik.

Sinergi untuk Harmoni

Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengamanan akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai. Sinergi antara aparat keamanan dan pengurus gereja dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan terkendali.

Hingga saat ini, kondisi Kamtibmas di Kuala Tungkal dilaporkan tetap stabil. Masyarakat pun diimbau untuk terus menjaga ketenangan serta memperkuat toleransi antarumat beragama.

Perayaan Paskah tahun ini pun menjadi gambaran nyata bahwa kebersamaan dan rasa saling menghormati mampu menciptakan harmoni di tengah keberagaman.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *