Pastikan Situasi Tetap Kondusif, Kapolres Tanjung Jabung Timur Turun Langsung Lakukan Mitigasi di SMKN 3 Berbak

JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Timur  – Kepedulian Polri dalam menjaga stabilitas dan ketenangan di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra. Tidak berhenti pada proses mediasi yang telah berujung damai, Kapolres turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi benar-benar kondusif pasca terjadinya perselisihan antara guru dan murid di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Kecamatan Berbak, Kamis (15/1/2026).

Didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra melakukan kunjungan sekaligus mitigasi guna mencegah potensi dampak lanjutan dari peristiwa tersebut. Dalam kunjungan itu, Kapolres menyempatkan diri bertatap muka langsung dengan Kepala Sekolah serta para guru SMKN 3 Tanjab Timur.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimcam dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan, di antaranya Kacabjari Nipah Panjang Sakti Yuharbi, Danramil Rantau Rasau Kapten Inf Ahmad Taufik, Camat Berbak Nopi Ardiansyah, Kabid ITK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Dr. Ilham, serta Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Harmonis. Seluruh pihak sepakat mendorong penyelesaian terbaik dengan mengedepankan solusi ke depan tanpa terus terjebak pada persoalan yang telah terjadi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres AKBP Ade Candra menegaskan bahwa dunia pendidikan harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

“Anak-anak ini adalah aset kita, generasi penerus di masa mendatang. Sangat disayangkan jika konflik semacam ini terjadi. Saya berharap kejadian ini cukup menjadi pembelajaran bagi kita semua. Ke depan, komunikasi harus lebih dikedepankan agar terbangun hubungan emosional yang baik antara guru dan murid, sehingga tercipta keharmonisan di lingkungan sekolah,” ujar Kapolres.

Tak hanya itu, AKBP Ade Candra juga mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama di tengah derasnya arus informasi di era digital.

“Saat ini anak-anak sangat mudah terpapar berbagai konten di media sosial, termasuk konten negatif. Jika tidak diawasi dengan baik, hal ini dapat berdampak pada pembentukan karakter, akhlak, dan mental generasi muda,” tambahnya.

Langkah mitigasi ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Tanjung Jabung Timur dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukumnya. Terlebih, permasalahan yang terjadi menyangkut masa depan generasi penerus bangsa, yang sekaligus menjadi barometer kualitas dunia pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dengan pendekatan persuasif, humanis, dan kolaboratif, diharapkan situasi di SMKN 3 Tanjab Timur kembali kondusif serta proses belajar-mengajar dapat berjalan normal sebagaimana mestinya.

(Susi Lawati)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *