Bandung Barat | Media Polisi Nasional (MPN) – Pelaksanaan Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lembang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat menghadirkan warna baru. Untuk pertama kalinya, Forum Ketua RW dan RT Desa Lembang menginisiasi dialog terbuka dengan para calon anggota BPD sebagai sarana penyampaian visi, misi, dan program kerja kepada para pemangku kewilayahan.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026) tersebut diselenggarakan atas inisiatif Forum RW/RT, di luar kepanitiaan resmi pemilihan maupun Pemerintah Desa Lembang. Sebanyak 14 calon anggota BPD keterwakilan wilayah hadir dan diberikan kesempatan untuk memaparkan gagasan serta program kerja apabila nantinya terpilih menjadi anggota BPD.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Lembang beserta jajaran perangkat desa, Camat Lembang, serta 77 pengurus kewilayahan yang terdiri dari 16 Ketua RW dan 61 Ketua RT sebagai penyelenggara forum.
Dialog berlangsung interaktif dengan memberikan kesempatan kepada para calon untuk memperkenalkan diri, menyampaikan visi dan misi, serta menjelaskan program yang akan diperjuangkan demi kemajuan Desa Lembang apabila dipercaya masyarakat menjadi anggota BPD.
Pemungutan suara untuk enam anggota BPD keterwakilan wilayah dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 16 Juli 2026. Dari 14 kandidat yang mengikuti kontestasi, nantinya akan dipilih enam orang sebagai anggota BPD keterwakilan wilayah.
Sementara itu, pemilihan anggota BPD keterwakilan perempuan telah dilaksanakan lebih dahulu pada 9 Juli 2026. Dari delapan calon, telah terpilih tiga anggota BPD perempuan. Dengan demikian, komposisi BPD Desa Lembang periode mendatang akan berjumlah sembilan orang, terdiri atas enam anggota keterwakilan wilayah dan tiga anggota keterwakilan perempuan.
Pelaksanaan forum tersebut mendapat beragam tanggapan. Sebagian pihak mengapresiasi karena dinilai menjadi ruang edukasi politik yang mendorong transparansi dan akuntabilitas para calon anggota BPD sebelum proses pemilihan berlangsung.
Namun, ada pula yang mempertanyakan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurut pandangan tersebut, Forum RW/RT bukan merupakan panitia resmi penyelenggara pemilihan, mengingat panitia telah dibentuk dan ditetapkan oleh Pemerintah Desa Lembang sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, kegiatan tersebut dinilai oleh sebagian pihak kurang tepat atau berpotensi menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.
Di sisi lain, banyak pihak justru menilai kegiatan ini sebagai sebuah inovasi demokrasi desa yang patut diapresiasi. Mereka berpandangan bahwa selama pelaksanaan pemilihan anggota BPD di Desa Lembang, baru kali ini para calon diberikan ruang terbuka untuk memaparkan visi, misi, dan program kerja di hadapan para Ketua RW dan RT. Langkah tersebut dinilai dapat membantu masyarakat mengenal kapasitas para calon sekaligus mendorong terciptanya proses pemilihan yang lebih terbuka, partisipatif, dan berkualitas.
Terlepas dari berbagai pandangan yang berkembang, seluruh pihak berharap pelaksanaan Pemilihan Anggota BPD Desa Lembang dapat berlangsung aman, tertib, jujur, dan demokratis, sehingga menghasilkan wakil masyarakat yang mampu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta penyaluran aspirasi warga desa secara optimal.***
#MediaPolisiNasional #MPN #BandungBarat #DesaLembang #PemilihanBPD #BPD2026 #DemokrasiDesa #ForumRWRT #Transparansi #KabupatenBandungBarat




