JAMBI.MPN – Gelombang kemarahan publik kian memuncak. Sejumlah massa yang mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Batang Hari menggeruduk gedung DPRD Batang Hari pada Selasa (02/09/2025).
Awan gelap menyelimuti DPRD Batang Hari setelah gelombang massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Batang Hari mendesak pencopotan anggota dewan, Mawardi, pada Selasa (02/09/2025). Skandal dugaan perbuatan asusila yang menyeret nama politisi tersebut memicu gejolak publik dan mencoreng martabat wakil rakyat.
Aksi ini menjadi simbol kekecewaan rakyat terhadap perilaku oknum wakil rakyat yang diduga mencoreng marwah lembaga.
Ketua DPW PEKAT IB Jambi, Adean Teguh,Rabu (03/09/2025) angkat bicara. Ia menilai peristiwa memalukan tersebut tak hanya melukai hati masyarakat, tetapi juga meruntuhkan kepercayaan publik.
“Seharusnya seorang anggota dewan menjadi teladan, bukan malah menciptakan preseden buruk. Partainya harus segera turun tangan, memberikan sanksi tegas tanpa kompromi!” tegas Adean.
Menurutnya, pembiaran hanya akan memperburuk citra DPRD dan memperlebar jurang kepercayaan rakyat terhadap wakilnya. “Etika masyarakat harus dijunjung tinggi, dan setiap pelanggaran harus dibayar mahal,” tambahnya.
(Shee)



