Ustad Adi Hidayat  Ingatkan Bahaya Budaya Saling Menyalahkan, Serukan Introspeksi Kolektif

JAKARTA, MPN — Cendekiawan Muslim nasional, Ustadz Dr. (H.C) Adi Hidayat, Lc., MA. (UAH), menyampaikan peringatan keras kepada seluruh elemen bangsa terkait maraknya “budaya saling menyalahkan” yang semakin menggerus produktivitas dan persatuan.

Dalam tausiyah yang menarik perhatian publik, Pendakwah Indonesia sekaligus Pembina Pesantren Mahad Islam Rafiah Akhyar Institute (MIRA) tersebut menegaskan bahwa bangsa ini akan sulit maju jika energi masyarakat terus habis untuk saling mengkritik tanpa introspeksi.

“Stop Saling Menyalahkan, Mulai dari Diri Sendiri”

UAH menekankan pentingnya fokus pada evaluasi diri—baik bagi ulama, ormas, tokoh bangsa, maupun pemimpin opini—demi menghindari friksi yang tidak perlu.

“Jangan sampai kita terjebak dalam budaya saling menyalahkan. Ulama, ormas, dan seluruh elemen bangsa fokuslah pada introspeksi dan perbaikan diri,” tegas UAH.

Menurutnya, langkah itu akan jauh lebih bermanfaat bagi masyarakat dibanding terus terlibat dalam polemik yang mengurangi keharmonisan sosial.

Seruan Aksi Nyata untuk Pemimpin dan Ormas

UAH juga menyerukan agar setiap kelompok strategis di Indonesia mengalihkan fokus dari menghakimi pihak lain menjadi memperkuat internal masing-masing.

Beliau mengingatkan:

“Kekuatan kita terletak pada persatuan. Jika setiap elemen sibuk menunjuk jari, kita hanya akan jalan di tempat. Tanyakan pada diri, apa yang sudah kita perbaiki demi kemajuan bangsa?”

Pesan ini dinilai relevan di tengah momentum nasional yang membutuhkan kesatuan langkah serta kedewasaan sosial seluruh elemen bangsa. Semangat Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju kembali digaungkan sebagai kompas moral yang perlu dipegang bersama.

@ Red MPN

#MPNNews
#UstadzAdiHidayat
#IntrospeksiBangsa
#StopSalingMenyalahkan
#PersatuanIndonesia
#OrmasBersatu
#UlamaUntukNegeri
#IndonesiaMaju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *