MESIA POLISI NASIONAL.- Desa Cileunyi Wetan mengadakan Musdesus mengenai rencana pembangunan sarana dan prasarana Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cileunyi Wetan bertujuan untuk membahas dan menyepakati kebutuhan infrastruktur guna mendukung kegiatan ekonomi koperasi tersebut. Bertempat di Balai Musyawarah Desa Cileunyi Wetan. Kamis (20/11/2025)


Musdesus tersebut dihadiri Camat Cileunyi, Ketua APDESI Kecamatan Cileunyi, kades Cileunyi Wetan, Bimas dan Babinsa Desa Cileunyi Wetan, Perwakilan dari PT. Farsawan Sejahtera, Pendamping Kecamatan Cileunyi, BPD, LPMD, Karang Taruna, Pengurus KDMP, Para ketua RW dan RT, serta perwakilan tokoh masyarakat.


Kades Cileunyi Wetan H.Hari Haryono, S.H menyampaikan kepada MPN bahwa diberita acara setelah melakukan pembahasan dan diskusi, seluruh peserta Musdesus menyetujui serta memutuskan beberapa hal berketetapan menjadi keputusan akhir dari Musdesus ini:
1. Forum Musdesus sepakat bahwa untuk fisik gerai, pergudangan dan kelengkapan KDMP Cileunyi Wetan di lahan aset ex-terminal seluas 1000 m2.
2. Mengingat lahan ex-terminal sedang dalam PKS dengan PT. Farsawan Sejahtera, maka Forum Musdesus, memohon kerjasamanya dari PT. Farsawan Sejahtera untuk menggunakan lahan milik aset desa untuk kepentingan bersama sebagaimana agenda tersebut’ ucap Kades.
” KDMP Desa Cileunyi Wetan merupakan program nasional yang dirancang untuk menjadikan koperasi desa sebagai pusat kegiatan ekonomi multifungsi, menggerakkan ekonomi kerakyatan, dan mendukung pembangunan desa secara mandiri” tuturnya menambahkan.
KDMP Cileunyi Wetan telah resmi terbentuk dan menjadi salah satu percontohan nasional. Telah memiliki beberapa unit usaha seperti gerai sembako, cold storage, gerai apotek, dan layanan simpan pinjam.
Musdesus melibatkan pemerintah desa, BPD, pengurus koperasi, BUMDes, RT/RW, UMKM, dan pelaku usaha lokal untuk mengakomodasi aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait pembangunan.
Tujuan Musdesus
Transparansi dan Akuntabilitas, memastikan bahwa setiap rencana pembangunan disepakati bersama oleh seluruh pemangku kepentingan desa dan dilaksanakan secara transparan.
Menciptakan rasa kepemilikan dan partisipasi masyarakat terhadap proyek pembangunan sarana dan prasarana koperasi.**@spa**




