JAMBI.MPN – Aksi penodongan disertai kekerasan yang selama ini meresahkan para pengguna jalan di kawasan Bukit Peranginan, Kecamatan Mandiangin, akhirnya terhenti. Tim Reskrim Polsek Mandiangin berhasil meringkus pelaku berinisial MP alias Pala, yang dikenal kerap mengancam sopir dengan senjata tajam demi merampas uang korban.
Pelaku ditangkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait lokasi persembunyiannya. Tanpa menunggu lama, tim bergerak ke sebuah pondok kebun milik seorang warga bernama Mulian di Desa Ketalo, Kecamatan Mandiangin, dan langsung mengamankan Pala tanpa perlawanan.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya. Ia diketahui melakukan penodongan dengan modus berpura-pura meminta sumbangan kepada sopir kendaraan yang melintasi Bukit Peranginan. Jika korban menolak, pelaku tak segan mengancam bahkan melukai korban menggunakan senjata tajam.
Dalam salah satu aksinya, Pala mengaku telah menusuk korban di bagian lengan dan jari, serta merampas uang tunai sebesar Rp6 juta. Peristiwa tersebut tercatat dalam laporan polisi LP/B/51/XII/2025/SPKT/Res Sarolangun/Sek Mandiangin tertanggal 12 Desember 2025.
Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Mandiangin Iptu Reza Rahmat Mulya, S.Tr.K., M.Si., membenarkan penangkapan tersebut.
“Benar, pelaku penodongan berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Mandiangin pada Jumat sore, 12 Desember 2025,” ujar Kapolsek, Sabtu (14/12/2025).
Ia menjelaskan, pelaku diduga telah berulang kali melakukan aksinya dengan sasaran utama kendaraan bermuatan berat, baik dari dalam daerah maupun luar kota, yang melintasi jalur Bukit Peranginan.
“Modusnya, pelaku mendekati sopir dan meminta uang. Jika tidak diberikan, pelaku memaksa dengan ancaman senjata tajam,” jelasnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Barang bukti berupa senjata tajam juga telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.
Dengan tertangkapnya pelaku, pihak kepolisian berharap situasi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di Bukit Peranginan dapat kembali kondusif.
(Susi Lawati)




