JAMBI.MPN-Kab.Tanjab Barat-Kuala Tungkal – Sinergi cepat aparat kepolisian kembali membuktikan arti kehadiran negara di tengah kondisi darurat. Dalam suasana dini hari yang sunyi, personel KP TAKA-3010 Baharkam Mabes Polri bersama Satpolairud Polres Tanjung Jabung Barat berjibaku menembus gelapnya perairan demi menyelamatkan satu nyawa.
Seorang pasien bernama Rahmadi (25), warga Pulau Ruku, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, harus segera dirujuk dari Puskesmas Tungkal V menuju RSUD Daud Arif Kuala Tungkal pada Sabtu dini hari (28/2/2026). Ia didiagnosis mengalami radang usus buntu yang telah membengkak dan membutuhkan penanganan medis intensif untuk mencegah risiko komplikasi serius.
Situasi menjadi genting ketika pihak puskesmas tidak memiliki armada yang memadai untuk merujuk pasien. Sekitar pukul 02.00 WIB, Ns. Muhammad Rivaldi, S.Kep., menghubungi Satpolairud Polres Tanjab Barat untuk meminta bantuan darurat.
Tanpa menunggu lama, petugas langsung berkoordinasi dengan piket KP TAKA-3010 Baharkam Mabes Polri. Keputusan cepat diambil: jalur sungai menjadi pilihan paling efektif.
“Kami langsung bergerak setelah koordinasi. Mengingat kondisi pasien yang kritis dan waktu yang terbatas, penggunaan rubber boat menjadi opsi tercepat untuk menyeberang dari Puskesmas Tungkal V di Kecamatan Seberang Kota menuju Kuala Tungkal,” ujar Kasat Polairud Polres Tanjung Jabung Barat, IPTU Muhammad Ramadhansyah Putra, S.Tr.K.
Pukul 02.30 WIB, dua personel KP TAKA-3010 dan satu personel Satpolairud bertolak dari Gudang Alloe menggunakan rubber boat. Dalam gelap malam dan arus sungai yang harus diwaspadai, tim bergerak cepat namun tetap mengutamakan keselamatan pasien.
Sekitar pukul 04.00 WIB, tim berhasil kembali ke Dermaga Gudang Alloe. Rahmadi langsung dipindahkan ke ambulans dan dilarikan ke RSUD Daud Arif Kuala Tungkal untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Kasi Humas Polres Tanjab Barat, IPDA Ucen S. Kasih, memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Saat ini pasien telah berada dalam penanganan tim medis rumah sakit.
Aksi heroik ini menjadi gambaran nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, bahkan di tengah keterbatasan sarana dan kondisi geografis yang menantang. Di saat sebagian warga terlelap, aparat tetap siaga, memastikan setiap nyawa mendapat kesempatan untuk diselamatkan.
(Susi Lawati)




