JAMBI.MPN-Kab.Muaro Jambi – Semangat emansipasi perempuan yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini terasa hidup dari balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Jambi. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, para petugas dan warga binaan menggelar peragaan busana serta lomba puisi yang sarat makna, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata penghormatan terhadap perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak dan kesetaraan perempuan. Suasana lapas pun berubah menjadi panggung penuh warna saat para peserta tampil percaya diri dalam balutan busana.
Peragaan busana menjadi sorotan utama. Petugas dan warga binaan tampil memukau dengan ragam pakaian, mulai dari busana adat Nusantara hingga kreasi modern yang dirancang dengan sentuhan kreativitas tinggi. Tak hanya indah dipandang, penampilan tersebut juga menjadi bukti hasil pembinaan keterampilan yang selama ini dijalankan di dalam lapas.
Tak kalah menyentuh, lomba puisi yang diikuti warga binaan menghadirkan suasana haru dan reflektif. Dengan penuh penghayatan, para peserta membacakan karya yang berisi harapan, penyesalan, hingga tekad kuat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi bersama jajaran PKK Kabupaten Muaro Jambi. Kehadiran mereka menjadi suntikan semangat sekaligus bentuk apresiasi atas upaya pembinaan yang dilakukan oleh pihak lapas.
Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Jambi, Meita Eriza, dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum Hari Kartini ini diharapkan mampu membangkitkan rasa percaya diri warga binaan.
“Ini bukan hanya peringatan, tetapi ruang bagi mereka untuk berkarya, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya edukatif, tetapi juga membangun mental, kreativitas, serta harapan baru bagi setiap warga binaan.
Di balik keterbatasan, semangat Kartini tetap menyala—menginspirasi perempuan untuk bangkit, berkarya, dan percaya bahwa masa depan selalu punya peluang untuk diperjuangkan.
(Susi Lawati)




