BANDUNG BARAT | MPN – Pemerintah Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, optimistis kerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas akan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan pelestarian lingkungan hidup.
Kepala Desa Jayagiri, H. Cece Wahyudin, S.IP menyampaikan, hasil pertemuan dan diskusi bersama Direktorat Kemandirian Sosial dan Ekonomi Bappenas, Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH) Jawa Barat menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang akan segera ditindaklanjuti.

Menurutnya, salah satu fokus utama yang menjadi perhatian bersama adalah pengembangan potensi pertanian yang disinergikan dengan program biogas yang saat ini tengah dikembangkan oleh tim peneliti ITB di bawah pendampingan Prof. Dr. Ir. Lienda Aliwarga, M.Eng.
“Biogas ini nantinya dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti LPG untuk kebutuhan rumah tangga warga. Selain itu, hasil sampingannya berupa pupuk cair juga akan sangat membantu sektor pertanian,” ujar Cece usai kegiatan.
Ia menjelaskan, pupuk cair yang dihasilkan dari pengolahan biogas tersebut direncanakan akan disalurkan kepada para petani melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Jayagiri yang saat ini menaungi sekitar 25 kelompok tani aktif.
Menurutnya, program tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang harganya terus mengalami kenaikan.
Selain sektor pertanian, pembahasan dalam pertemuan tersebut juga menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan peternak. Pemerintah Desa Jayagiri mengusulkan kepada Bappenas agar dapat mendukung program penyediaan pakan ternak, bantuan bibit sapi, hingga peningkatan sanitasi lingkungan di kawasan peternakan rakyat.
“Kami berharap ke depan para peternak tidak hanya bermitra dengan KPSBU, tetapi juga mendapatkan dukungan program dari pemerintah pusat melalui Bappenas sehingga kesejahteraan mereka dapat meningkat,” katanya.
Cece menambahkan, seluruh rencana program yang disampaikan Pemerintah Desa Jayagiri mendapatkan respons positif dari jajaran Bappenas dan para mitra yang hadir dalam forum tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa Jayagiri bersama Bappenas akan menyusun dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar pelaksanaan program-program pemberdayaan yang akan dijalankan secara bertahap.
Penyusunan dokumen kerja sama tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam pekan ini sehingga berbagai program yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Harapan kami, kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jayagiri melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi masyarakat desa,” pungkasnya.***
(Red/MPN)




